Kisah Pelatih Sabah FK: Berawal dari Menang Kuis, Kini Hadapi MU di Liga Champions
Pertandingan melawan Manchester United di Old Trafford menjadi salah satu momen terbesar dalam perjalanan kepelatihan Dambrauskas. Dia kini akan berdiri di panggung yang dahulu hanya bisa dia dekati melalui pendidikan dan pengalaman di Inggris.
Dambrauskas mengakui kepindahannya ke Inggris sejak awal memang didorong ambisi membangun karier di dunia sepak bola.
"Saya pergi ke sana untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik, tetapi dengan gagasan yang jelas untuk mencoba masuk ke jenjang kepelatihan sepak bola. Saya sangat bahagia bisa bekerja di sepak bola dan menjadikannya profesi. Saya tidak bisa menebak apa yang akan terjadi tanpa permainan ini, tetapi saya percaya saya akan menemukan cara untuk mencapai impian saya," tambahnya.
Kini, perjalanan unik tersebut membawanya berhadapan dengan salah satu klub terbesar di Eropa. Dari memenangkan kuis televisi dengan hadiah 4.000 litas Lithuania, Dambrauskas berkembang menjadi pelatih yang membawa klub termuda dalam sejarah Liga Champions Azerbaijan menembus fase liga.
Pertemuan Sabah FK dengan Manchester United pun menjadi babak terbaru dalam kisah tersebut. Dambrauskas datang ke Old Trafford bukan sebagai pemain bintang, melainkan sebagai pelatih yang membangun kariernya dari bawah hingga mencapai panggung tertinggi sepak bola Eropa.
Bagi Sabah, perjalanan ini juga menjadi sejarah tersendiri. Klub tersebut tidak hanya memenangkan gelar domestik, tetapi mampu melewati seluruh babak kualifikasi Liga Champions dan kini mendapatkan kesempatan menghadapi Manchester United, Barcelona, Arsenal, Borussia Dortmund, serta Napoli.
Editor: Reynaldi Hermawan