Klub-Klub Liga 1 Kasih Masukan kepada PSSI Terkait Nasib Kompetisi

Abdul Haris ยท Rabu, 27 Mei 2020 - 20:21 WIB
Klub-Klub Liga 1 Kasih Masukan kepada PSSI Terkait Nasib Kompetisi

PSSI terus mendengar masukan dari berbagai pihak terkait nasib kompetisi 2020. (Foto: PSSI)

JAKARTA, iNews.idPSSI kembali menggelar rapat virtual membicarakan nasib kompetisi Liga 1 dan Liga 2 2020 di tengah pandemi virus corona (COVID-19), Rabu (27/5/2020). Kali ini, federasi sepak bola Indonesia itu mendengar masukan dari perwakilan klub Liga 1 dan PT Liga Indonesia Baru (LIB).

Berbeda pada pertemuan kemarin dengan Asosiasi Pelatih Sepak bola Seluruh Indonesia (APSSI) dan Asosiasi Pesepak bola Profesional Indonesia (APPI) yang hanya selama 90 menit, meeting kali ini menghabiskan waktu sekitar empat jam dari pukul 10.00 hingga 14.00 WIB.

PSSI diwakili Wakil Ketua Umum Iwan Budianto, anggota Komite Eksekutif (Exco) Yoyok Sukawi, Endri Erawan, Pelaksana Tugas Sekjen Yunus Nusi, dan Wakil Sekjen Maaike Ira Puspita.

Sementara PT LIB diwakili Pelaksana Tugas Direktur Utama Sudjarno, Direktur Keuangan Anthony Chandra Kartawiria, dan Direktur Bisnis Rudy Kangdra.

"Seluruh klub memberikan saran serta masukan terkait kompetisi bila harus berlanjut atau dihentikan. Termasuk PSSI harus melakukan protokoler kesehatan saat berlatih, perjalanan, dan bertanding kepada tim bila kompetisi dilanjutkan," kata Plt Sekjen PSSI, Yunus Nusi.

Menurut Yunus, diskusi ini berjalan sangat baik karena semua pihak mencari jalan keluar dari situasi sulit ini.

"Tadi para klub memberikan analisa juga perkembangan daerah. Kami memahami di situasi sekarang kesulitan klub untuk memenuhi kewajiban kepada pemain dan pelatih. Kami ingin melindungi klub yang notabene sebagai anggota PSSI bagaimana nanti bila kompetisi lanjut atau berhenti," tutur Yunus.

Hasil rapat ini, lanjut Yunus, akan langsung dilaporkan kepada Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan untuk dibawa dalam rapat emergency Exco. Rapat Exco PSSI dilakukan setelah 29 Mei menunggu info pemerintah terkait status darurat corona.

Dari perwakilan klub, Manajer Persebaya Surabaya Candra Wahyudi mengatakan, PSSI harus secepatnya membuat keputusan terkait kompetisi. Hal ini sangat penting sebagai acuan klub untuk membuat perencanaan.

"Tadi kami sudah menyampaikan saran serta masukan kepada PSSI terkait kelanjutan kompetisi. Selain itu, update perkembangan Covid-19 di tempat kami (Surabaya) dan sekitarnya. Setiap daerah tentu berbeda dinamika persebaran Covid-19 dan belum tahu ujungnya kapan berakhir," ucap Candra.

Asisten Manajer Persipura, Bento Madubun, ikut memberi pandangannya. Dia mengatakan, timnya akan taat apapun keputusan PSSI terkait kompetisi. Dia juga memberikan update bahwa hingga saat ini transportasi udara masih belum dapat dilakukan di Papua.

"Persipura tidak masalah bila kompetisi harus berhenti atau lanjut, kami sudah siap dengan dua opsi tersebut," kata Bento.

Sementara Plt Dirut PT LIB, Sudjarno, mengapresiasi saran klub-klub pada rapat virtual kali ini. Setelah ini PT LIB akan membuat kesimpulan untuk diserahkan kepada PSSI.

"Kami sudah menyiapkan skema atau opsi bila kompetisi dihentikan atau lanjut. Tapi semua wewenang ada di PSSI," ujar Sudjarno.

Editor : Abdul Haris