Manajer Borneo FC Santai Hadapi Persija di Laga Perdana Super League 2026: Tak Ada yang Perlu Dikhawatirkan!
"Semua tim lawan ini kuat. Jadi semua kita harus hadapi," ujar Dandri.
Selain persiapan menghadapi Persija, kondisi udara Samarinda juga sempat menjadi perhatian menyusul kabar kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kalimantan. Namun, Dandri memastikan kondisi tersebut tidak mengganggu persiapan maupun pelaksanaan pertandingan.
Dia menyebut Samarinda saat ini dalam kondisi baik dan tidak terdampak asap seperti yang ramai diperbincangkan. Karena itu, Borneo FC memastikan duel melawan Persija tetap berlangsung di Stadion Segiri sesuai jadwal.
"Malahan isunya Kalimantan Timur, Samarinda, asap lah, Samarinda nggak ada asap, sudah ya. Berkat doa teman-teman semua, untuk Samarinda," kata Dandri.
Dia berharap kondisi cuaca tetap mendukung saat pertandingan berlangsung pada 5 September 2026. Borneo FC pun siap menyambut Persija dengan kondisi terbaik di kandang sendiri.
"Jadi, kita bisa menggelar tanggal 5 dengan cuaca yang baik lah mestinya," tambahnya.
Pertemuan Borneo FC dan Persija Jakarta menjadi salah satu laga menarik pada awal Super League 2026-2027. Kedua tim memiliki sejarah persaingan ketat dan selalu menghadirkan pertandingan dengan intensitas tinggi.
Dengan persiapan yang disebut berjalan normal, Borneo FC memilih fokus pada performa tim sendiri tanpa melihat nama besar lawan. Sementara itu, Persija datang ke Samarinda dengan target mencuri poin pada laga perdana musim baru.
Editor: Abdul Haris