MLSC Seri 2 Ekspansi ke Kalimantan, Samarinda dan Banjarmasin Jadi Pusat Talenta Sepak Bola Putri
JAKARTA, iNews.id – Sepak bola putri usia dini Indonesia resmi menembus Kalimantan seiring bergulirnya MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Seri 2 yang menghadirkan Samarinda dan Banjarmasin sebagai kota penyelenggara baru.
Ekspansi ini menjadi langkah besar dalam pengembangan sepak bola putri nasional. Kehadiran dua kota di Kalimantan memperluas jangkauan MLSC ke luar Pulau Jawa dengan dukungan penuh dari Bayan Peduli.
Masuknya Samarinda dan Banjarmasin membuat total kota penyelenggara MLSC Seri 2 bertambah menjadi 12 kota. Turnamen ini mempertandingkan kelompok usia 8, 10, dan 12 tahun sebagai fondasi pembinaan sejak dini.
Perluasan wilayah ini dilakukan sebagai respons atas tingginya minat serta potensi pesepak bola putri di berbagai daerah. Kalimantan dinilai memiliki basis talenta yang belum tergarap maksimal.
Figur ikonik sepak bola Indonesia, Jacksen F. Tiago, ditunjuk sebagai Head Coach MLSC. Dia berbagi peran dengan Timo Scheunemann dalam meningkatkan kualitas kompetisi dan sistem pembinaan sepak bola putri.
Program Director MLSC, Teddy Tjahjono, menegaskan kontinuitas menjadi kunci utama pembinaan atlet usia dini. Konsistensi kompetisi dinilai penting untuk membangun kepercayaan jangka panjang.
“MLSC dirancang sebagai program jangka panjang. Konsistensi ini penting supaya atlet, orang tua, dan sekolah melihat sepak bola putri sebagai jalur pembinaan yang serius dan berkesinambungan,” ujar Teddy di Jakarta, Selasa (20/1/2026).