MotoGP Murka Yamaha Boikot GP Qatar, Siapkan Sanksi Berat
"MotoGP kecewa dengan keputusan Yamaha untuk tidak berpartisipasi dalam Grand Prix Qatar," demikian pernyataan MotoGP.
Penyelenggara mengakui Yamaha terikat kebijakan perusahaan yang lebih luas mengenai pembatasan perjalanan ke kawasan Timur Tengah. Namun, MotoGP menilai keputusan tersebut tidak mencerminkan berbagai jaminan keamanan yang sudah diberikan kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kejuaraan.
MotoGP juga menyebut sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Qatar, Sirkuit Internasional Lusail, penasihat keselamatan independen, serta melakukan penilaian risiko secara mandiri. Dari rangkaian pemeriksaan tersebut, MotoGP mengaku belum menerima informasi yang mengharuskan perubahan rencana penyelenggaraan GP Qatar.
Posisi tersebut, menurut MotoGP, sudah disampaikan kepada seluruh pabrikan dan tim pada Minggu. Mereka juga menyambut konfirmasi dari tim-tim lain yang tetap bersedia mengikuti balapan di Qatar.
"Kami menyampaikan posisi tersebut, bersama informasi terbaru yang tersedia, kepada seluruh pabrikan dan tim hari ini. Kami menyambut konfirmasi dari peserta lainnya di grid yang akan tetap berlomba di Qatar dan berterima kasih atas komitmen mereka," lanjut pernyataan itu.