MotoGP Murka Yamaha Boikot GP Qatar, Siapkan Sanksi Berat
Namun, MotoGP tidak hanya menyoroti persoalan kontrak akibat keputusan Yamaha. Penyelenggara turut mengingatkan adanya konsekuensi olahraga yang bisa muncul akibat ketidakhadiran pabrikan tersebut.
"Selain konsekuensi kontraktual dari keputusan Yamaha terhadap perjanjian mereka dengan MotoGP dan IRTA, ketidakikutsertaan Yamaha juga membawa konsekuensi olahraga. Setiap konsekuensi olahraga akan ditangani FIM sesuai dengan regulasi kejuaraan."
Sebelumnya, muncul laporan MotoGP mengancam pembalap dan tim dengan sanksi apabila memilih tidak mengikuti GP Qatar. Hukuman yang disebut-sebut mencakup larangan tampil pada seri Portugal dan Valencia.
Meski demikian, Federasi Sepeda Motor Internasional (FIM) belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai kemungkinan sanksi tersebut. Karena itu, bentuk konsekuensi yang akan diterapkan masih menunggu keputusan otoritas terkait.
Keputusan Yamaha sebenarnya tidak sepenuhnya mengejutkan. Pembalap mereka, Alex Rins, sudah mengungkapkan pada Kamis jika pabrikan Jepang tersebut belum mengambil keputusan final mengenai keikutsertaan di GP Qatar.