Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Brahim Diaz Menangis usai Penalti Panenka yang Gagal Bikin Maroko Gagal Juara Piala Afrika 2025
Advertisement . Scroll to see content

Pelatih Timnas Senegal hingga Achraf Hakimi Kena Sanksi Imbas Kericuhan di Final Piala Afrika 2025

Kamis, 29 Januari 2026 - 16:50:00 WIB
Pelatih Timnas Senegal hingga Achraf Hakimi Kena Sanksi Imbas Kericuhan di Final Piala Afrika 2025
Pelatih Timnas Senegal, Pape Thiaw. (Foto: The Independent)
Advertisement . Scroll to see content


Hakimi dan Saibari Ikut Disanksi

Timnas Maroko juga menerima hukuman dari CAF. Tuan rumah didenda total USD315.000 atau setara Rp4,94 miliar akibat perilaku ball boy, tindakan pemain serta staf di area Video Assistant Review, dan penggunaan laser oleh suporter.

Kapten Maroko Achraf Hakimi dijatuhi skors dua pertandingan CAF, dengan satu pertandingan ditangguhkan selama satu tahun. Sementara Ismael Saibari menerima larangan bermain selama tiga pertandingan CAF.

Hukuman tersebut diberikan setelah Hakimi dan Saibari terlibat insiden mencoba menyingkirkan handuk di sisi lapangan milik kiper Senegal, Edouard Mendy, saat hujan deras mengguyur stadion di Rabat.

Kekacauan bermula ketika gol Senegal dianulir pada menit akhir. Tidak lama berselang, Maroko mendapat hadiah penalti yang gagal dimaksimalkan Brahim Diaz.

Meski diwarnai insiden panas, Senegal akhirnya keluar sebagai juara AFCON berkat gol Pape Gueye pada babak tambahan waktu.

CAF menilai kekacauan di partai final menjadi catatan serius. Insiden tersebut menutup turnamen yang sejatinya mencatat kesuksesan besar, termasuk rekor pendapatan tertinggi sepanjang sejarah Piala Afrika.

Editor: Abdul Haris

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut