Penyesalan Terbesar Schmeichel Terburu-buru Tinggalkan MU
Kini, lebih dari dua dekade momen emas bersama MU berlalu. Dalam wawancara dengan Talksport, Schmeichel mengaku situasinya saat itu masih memungkinkan dia terus menjaga gawang MU. Namun, dia merasa masa-masa kejayaannya sudah habis.
“Kejadian itu sudah lebih dari 20 tahun yang lalu, dan mengalami banyak fase selama periode tersebut. Saya sebenarnya masih bisa bermain lebih lama di MU pada saat itu, namun untuk menurunkan ego,” kata Schmeichel dikutip dari Talksport.
“Saya terlalu bangga dengan posisi saya di klub. Melihat ke belakang, saya memiliki pemahaman yang berbeda. Saya akui seharusnya saat itu bertahan. Pada awalnya saya tidak terlalu menyesali itu, namun sekarang menyesalinya,” ujarnya.
Editor: Arif Budiwinarto