Perak SEA Games 2019 Modern Pentathlon Indonesia Dihapus, MPI Kecewa
SUBIC, iNews.id - Kontroversi kembali terjadi di SEA Games 2019, setelah medali perak yang didapat atlet Cintya Nariska nomor beach triathle individual women dihapus. Mereka hanya mengakui medali emas yang diraih Dea Salsabila Putri
Pada ajang yang digelar di Subic Bay Boardwalk, Jumat (6/12/2019), Dea menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 19 menit 52,73 detik. Seharusnya, City mendapat medali perak karena berada di peringkat kedua setelah mencatatkan waktu 20 menit 2,02 detik.
Tetapi pihak panitia memberikan medali perak justru kepada atlet Thailand, Sanruthai Aransiri yang seharusnya meraih perunggu dengan catatan waktu 20 menit 50,97 detik.
Hasil itu membuat atlet tuan rumah, Princess Honey Arbilon yang berada di posisi keempat mendapat medali perunggu dengan catatan waktu 21 menit 29,36 detik. Manajer Modern Pentathlon Indonesia (MPI) Glenn Apfel mengaku kaget Cintya tidak mendapat medali perak.
“Dikatakan di situ bahwa satu negara hanya boleh satu (medali). Jadi kami kan dapat emas dan perak, dan sudah siap di podium, tetapi negara lain yang masuk. Sedangkan kami masih menelusuri dari mana peraturan satu negara hanya satu medali,” kata Apfel.