Persebaya Dilanda Kelelahan, Mental Baja Antar Bajul Ijo ke Final Piala Presiden 2026
“Ini pertandingan yang sangat sulit. Intensitasnya tinggi dan dipenuhi banyak duel serta emosi. Para pemain datang ke laga ini dalam kondisi kelelahan, tetapi malam ini mereka menunjukkan karakter sebagai pejuang,” tutur Tavares dilansir dari laman resmi Persebaya Surabaya, Rabu (5/8/2026).
“Saya bangga dengan sikap dan kerja keras yang mereka tampilkan di lapangan,” tambahnya.
Pelatih asal Portugal tersebut menilai Persebaya mampu bermain disiplin sepanjang pertandingan. Organisasi permainan yang terjaga membantu Bajul Ijo meredam serangan Arema FC hingga laga berakhir.
Namun, Tavares masih menyoroti penyelesaian akhir anak asuhnya. Persebaya memiliki sejumlah peluang untuk memperbesar keunggulan, tetapi gagal memaksimalkannya.
“Yang terpenting kami bisa mencetak gol lebih dulu. Kami juga memiliki beberapa peluang untuk menambah keunggulan, tetapi belum mampu memanfaatkannya. Meski begitu, saya sangat puas dengan kerja keras seluruh pemain,” ujar Tavares.