Persebaya Dilanda Kelelahan, Mental Baja Antar Bajul Ijo ke Final Piala Presiden 2026
Tavares kemudian menyoroti jadwal Piala Presiden 2026 yang dinilai sangat padat. Persebaya harus melewati rangkaian perjalanan dan pemulihan singkat sebelum kembali bertanding di semifinal.
Dia menjelaskan Persebaya sebelumnya bermain pada 1 Agustus malam. Para pemain baru mendapatkan waktu istirahat pada dini hari, lalu harus bangun pagi ketika jadwal pertandingan berikutnya belum diketahui.
“Kami bermain pada 1 Agustus malam. Para pemain baru bisa beristirahat dini hari, kemudian harus bangun pagi karena belum mengetahui jadwal pertandingan berikutnya. Setelah itu kami melakukan pemulihan, terbang ke Bali, lalu kembali bermain,” ungkap Tavares.
Rangkaian tersebut membuat kondisi pemain sulit mencapai level terbaik. Meski demikian, Persebaya tetap mampu menyingkirkan Arema FC dan menjaga peluang meraih gelar.
“Dalam kondisi seperti itu tentu sulit mengharapkan performa yang benar-benar maksimal. Karena itu saya sangat bangga dengan semangat juang mereka,” tutupnya.
Persebaya selanjutnya menghadapi Persib Bandung pada final Piala Presiden 2026. Laga penentuan gelar tersebut digelar Kamis (6/8/2026).
Editor: Abdul Haris