Liga Inggris

Premier League Akui Kesalahan VAR di 3 Pertandingan, Kok Bisa?

Fitradian Dhimas Kurniawan ยท Jumat, 10 Juli 2020 - 20:00 WIB
Premier League Akui Kesalahan VAR di 3 Pertandingan, Kok Bisa?

Premier league 2019/2020 (Foto: tagheuer)

LONDON, iNews.id - Perangkat Video Assistant Referee (VAR) masih memiliki sejumlah kekurangan. Buktinya terdapat kesalahan yang muncul di kompetisi sekelas Premier League.

Kesalahan itu terjadi pada laga Tottenham Hotspur vs Bournemouth, Southampton vs Everton, dan juga Manchester United (MU) vs Aston Villa. Ketiga pertandingan itu dimainkan pada Jumat (10/7/2020) dini hari WIB.

Dalam laga MU kontra Aston Villa, wasit dianggap keliru saat menunjuk titik penalti. Namun keputusan sudah bulat setelah dia melihat tayangan ulang lewat bantuan VAR

"Saya bisa mengerti Jon Moss (wasit) melakukan kesalahan. Tetapi saya tidak tahu apa yang dilihatnya di VAR," kata pelatih Aston Villa, Dean Smith dikutip dari BBC.

Hal tersebut dibenarkan oleh Premier League. Mereka mengakui, jatuhnya Bruno Fernandes di kotak penalti bukanlah suatu pelanggaran.

"Kami melakukan kesalahan. Seharusnya keputusan tak diambil melalui VAR. Seharusnya pelanggaran itu tidak diberikan," bunyi pernyataan Premier League.

Hal sebaliknya terjadi dalam duel Tottenham vs Bournemouth. Di laga itu terlihat Harry Kane dijatuhkan Joshua King dalam area terlarang. Namun teknologi VAR dianggap tidak membantu wasit dalam ambil keputusan.

“Terdapat momen penting pada laga ini, dan saya tidak akan kembali membahasnya. Semua mengetahui hal itu,” ucap Mourinho.

VAR juga dinilai tidak berfungsi dengan baik dalam pertandingan Southampton vs Everton. Buktinya pelatih Everton, Carlo Ancelotti kesal saat timnya diberi hukuman penalti. Padahal jelas-jelas tak ada pelanggaran serius dalam kotak terlarang.

Di Premier League, ini bukanlah kasus pertama. Pada Juni lalu, VAR tidak memberi tayangan jelas saat bola masuk ke gawang Aston Villa. Padahal si kulit bundar sudah melewati garis gawang. Namun kiper Aston Villa secara cepat menghalaunya keluar.

Dalam peraturan, hal tersebut seharusnya menjadi gol. Tapi wasit tidak terlalu jeli menangkap kejadian itu. Teknologi garis gawang seketika juga tidak berfungsi sehingga hal ini sangat merugikan Sheffield United yang menjadi lawan Aston Villa.

Editor : Bagusthira Evan Pratama