Presiden UEFA Ancam Gianni Infantino: Mundur atau Hadapi Perlawanan!
"Ada dua pilihan. Salah satunya adalah dia menyadari tidak memiliki dukungan, bukan hanya dukungan politik dari mereka yang memilih, tetapi juga dukungan dari komunitas sepak bola, suporter, pemain, mantan pemain, dan pelatih," kata Ceferin.
"Pilihan kedua adalah dia maju dalam pemilihan pada Maret, tetapi dalam kondisi tersebut saya pikir akan ada kandidat yang melawannya. Saya belum tahu siapa," ujarnya.
Tekanan terhadap Infantino menjadi sorotan karena dia sebelumnya mendapat dukungan kuat dari Eropa ketika terpilih sebagai Presiden FIFA pada 2016. Saat itu, Infantino masih menjabat sebagai Sekretaris Jenderal UEFA.
Namun, hubungan tersebut kini berubah. Sejumlah asosiasi sepak bola di Inggris dan Republik Irlandia termasuk pihak yang menarik dukungan terhadap kepemimpinan Infantino.
Ceferin juga menolak anggapan jika kritik terhadap FIFA hanya berasal dari kepentingan Eropa. Dia menilai permasalahan yang muncul berkaitan dengan masa depan sepak bola secara global.