Presiden UEFA Menghilang dari Laga Final Piala Dunia 2026, Ogah Duduk Bareng Infantino
Balogun mendapat kartu merah saat Amerika Serikat mengalahkan Bosnia pada babak 32 besar. Keputusan tersebut sejak awal dianggap kontroversial. Situasi semakin rumit karena FIFA tidak memiliki mekanisme banding selama turnamen berlangsung sehingga striker AS Monaco itu diperkirakan harus menjalani skorsing satu pertandingan.
Belakangan terungkap Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara pribadi menghubungi Gianni Infantino untuk meminta penjelasan terkait kartu merah dan hukuman yang dijatuhkan kepada Balogun. Pejabat Gedung Putih Emily Goodin mengatakan:
"Presiden dan Infantino memang berbicara, dan Presiden ingin memahami alasan mengapa kartu merah diberikan serta mengapa ada hukuman skorsing."
Setelah pembicaraan tersebut, hukuman skorsing Balogun akhirnya ditangguhkan selama satu tahun. UEFA mengecam keputusan itu melalui pernyataan keras dan menyebut tindakan tersebut telah "melewati garis merah."
Ketegangan antara Ceferin dan Infantino juga disebut dipengaruhi cara FIFA menangani wasit asal Somalia, Omar Artan. Ceferin dikabarkan kecewa setelah Artan ditolak masuk ke Amerika Serikat selama penyelenggaraan Piala Dunia.
Sebagai bentuk penghargaan, Omar Artan kemudian ditunjuk memimpin laga Piala Super UEFA yang mempertemukan Aston Villa melawan Paris Saint-Germain.