Profil Ikhsan Fandi: Anak Striker Legendaris Singapura, Sahabat Gelandang Indonesia
SINGAPURA, iNews.id - Nama Ikhsan Fandi jadi perbincangan hangat di Piala AFF 2020. Dia tampil apik bersama Timnas Singapura di laga perdana penyisihan Grup A.
Ikhsan Fandi mencetak dua gol dan membantu negaranya menang 3-0 atas Myanmar, Minggu (5/12/2021) malam. Setelahnya striker berusia 22 tahun itu langsung jadi buah bibir netizen.
Kemampuannya mencetak gol merupakan bakat turunan dari sang ayah yang merupakan legenda sepak bola Singapura, Fandi Ahmad. Tentu nama ayah Ikhsan tak asing di telinga pecinta sepak bola Tanah Air.
Sebab Fandi Ahmad pernah menukangi salah satu klub Indonesia, Pelita Jaya dari 2006-2010. Dia juga sukses membawa klub tersebut promosi dari ke divisi utama dengan materi pemain muda.
Hasil Liga 1: Borneo FC Masih Perkasa, Persiraja Korban Terbaru

Ketika Fandi Ahmad mencari nafkah di Indonesia, Ikhsan menjalin persahabatan dengan gelandang Timnas Indonesia, Syahrian Abimanyu.
"Saya mengenal baik sejumlah pemain Timnas Indonesia. Syahrian Abimanyu adalah teman terdekat saya," kata Ikshan dikutip dari The Street Times.
Hasil Piala AFF 2020: Sempat Kesulitan, Thailand Hajar Timor Leste
"Kami pernah bermain bersama sekitar tiga tahun ketika saya dan keluarga masih tinggal di Jakarta," ujarnya.
Detik-detik Marcus Gideon Jungkir Balik saat Kembalikan Pukulan Takuro Hoki
Ikhsan Fandi sudah berkarier di Eropa sejak usia muda. Dia mulai berseragam Klub Norwegia Raufoss sejak 2019.
Kemudian Ikshan Fandi melanjutkan karier di Jerv setahun berselang sampai sekarang. Kini klub yang dibelanya mentas di divisi kedua Liga Norwegia.
Hasil BWF World Tour Finals 2021: Kevin/Marcus Gagal Juara usai Dilibas Hoki/Kobayashi
Laman Transfermarkt mencatat Ikhsan Fandi sudah memperkuat Timnas Singapura pada 20 laga dan mencetak 10 gol. Tentu hal ini menjadi catatan spesial bagi seorang striker yang masih sangat muda.
Kini di Piala AFF 2020, Ikhsan Fandi memperkuat Timnas Singapura bersama kedua saudara kandungnya.
Ada Ilhan Fandi (19 tahun, striker), dan Irfan Fandi (24 tahun, defender) yang juga mentas di ajang sepak bola antara negara ASEAN itu.
Editor: Reynaldi Hermawan