PSSI Murka Bus Persib U-18 Diserang dan Koper Dijarah, Desak Polisi Tangkap Pelaku!
PSSI menegaskan keselamatan seluruh pihak yang terlibat dalam sepak bola wajib mendapat perlindungan. Prinsip tersebut berlaku bagi pemain, ofisial, pekerja media, perangkat pertandingan hingga suporter, sesuai komitmen bersama Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA).
"PSSI menegaskan bahwa keselamatan seluruh insan sepak bola, termasuk suporter tim nasional maupun klub, harus menjadi prioritas. Sejalan dengan komitmen bersama FIFA, setiap orang yang datang untuk menonton sepak bola harus dapat pulang ke rumah dengan selamat," kata Yunus.
Yunus memastikan PSSI akan berkoordinasi dengan kepolisian untuk mengusut penyerangan terhadap rombongan Persib U-18. Dia meminta aparat mengidentifikasi seluruh pihak yang terlibat, menangkap pelaku, dan memproses dugaan tindak pidana sesuai ketentuan hukum.
"Kami sangat menyayangkan. Ini sudah tidak masuk akal, apa yang dilakukan oleh mereka-mereka ini dengan begitu ganasnya melakukan tindakan kriminal. PSSI akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk mengungkap, mencari, menangkap, serta memberikan sanksi yang seberat-beratnya,” ujar Yunus Nusi.
PSSI juga mendorong operator kompetisi, PT Liga Indonesia Baru atau I.League, bersama klub terkait mengambil langkah tegas. Pengusutan kasus ini diharapkan mampu mengungkap kronologi penyerangan, termasuk dugaan perusakan bus, penganiayaan, dan penjarahan barang milik rombongan.