Liga Spanyol

Quique Setien Adu Mulut dengan Skuat Barcelona di Ruang Ganti

Fitradian Dhimas Kurniawan ยท Senin, 29 Juni 2020 - 12:57 WIB
Quique Setien Adu Mulut dengan Skuat Barcelona di Ruang Ganti

Pelatih Barcelona Quique Setien (berdiri kedua kanan) berdiskusi dengan pasukannya pada salah satu laga musim ini. (Foto: Marca)

BARCELONA, iNews.id – Hasil imbang 2-2 kontra Celta Vigo membuat panas armada Barcelona. Marca mengabarkan, usai pertandingan jornada ke-28, Sabtu (27/6/2020) itu, Pelatih Barcelona Quique Setien adu mulut dengan skuatnya di ruang ganti Abanca-Balaidos.

Kala itu, para penggawa Blaugrana mempertanyakan sejumlah keputusan Setien dalam pergantian pemain di laga tersebut.

Pada menit ke-80, Setien memasukkan Antoine Griezmann menggantikan Luis Suarez. Padahal, di laga tersebut, Suarez tampil cemerlang dengan mencetak dua gol pada menit ke-20 dan 60, membuat Barcelona unggul 2-1 setelah Fyodor Smolov mencetak gol untuk Celta.

Enam menit kemudian, sang arsitek juga memainkan Arthur Melo menggantikan Riqui Puig yang juga tampil apik.

Imbasnya, Barcelona malah kebobolan tendangan bebas Iago Aspas pada menit ke-88, dan mengakhiri laga dengan skor imbang.

Seusai pertandingan, para pemain Barcelona dikabarkan berdebat cukup keras dengan Setien. Mereka dikabarkan sama sekali tidak puas dengan metode pelatihan Setien yang baru datang pada Januari lalu.

Perselisihan ini tentu sangat mengkhawatirkan karena bisa mengacaukan ambisi Barcelona mempertahankan titel La Liga musim ini. Kini, Lionel Messi dkk tengah tertinggal dua poin dari Real Madrid.

Padahal, ketika kompetisi La Liga ditangguhkan sementara pada pertengahan Maret lalu, Barca tengah memimpin klasemen dengan keunggulan dua poin dari Madrid.

Namun, setelah lima pertandingan, Barcelona sudah terpeleset dua kali. Sebelum imbang dengan Celta, mereka juga hanya bisa imbang 0-0 kontra Sevilla.

Sementara hasil yang lebih menyenangkan didapatkan sang rival. Madrid sukses menyapu bersih lima pertandingan dengan kemenangan.

Dengan enam pertandingan tersisa, Barcelona memang masih bisa mengejar ketertinggalannya. Tetapi, mereka juga harus berharap Madrid mengalami nasib sial.

Editor : Abdul Haris