Rahasia Arema FC Hajar Dewa United 4-0 meski Cuma Kuasai 34 Persen Bola
Momentum pertandingan berubah ketika Morais Careca membuka keunggulan pada menit ke-30. Gol tersebut membuat Arema semakin percaya diri untuk keluar dari tekanan.
"10–15 menit awal memang berat. Namun, setelah itu kami mulai melancarkan serangan balik dan mampu menguasai bola di sisi lapangan. Begitulah cara kami bermain. Kemudian, Careca mencetak gol yang indah, dan jalannya pertandingan pun berubah," tuturnya.
"Kami mulai lebih banyak menguasai bola dan lebih memegang kendali permainan. Sekali lagi, yang terpenting adalah tidak kebobolan," lanjutnya.
Pada babak kedua, Arema semakin efektif memanfaatkan peluang. Careca mencetak gol keduanya pada menit ke-52 sebelum Samuel Otusanya memperbesar keunggulan menjadi 3-0 pada menit ke-65.
Julian Guevara kemudian melengkapi pesta gol Singo Edan pada penghujung pertandingan. Dewa United yang unggul penguasaan bola sepanjang laga akhirnya harus pulang tanpa mencetak satu gol pun.
Caldas menilai keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kemampuan pemain menjaga ketenangan. Dia juga puas karena tim mampu mengubah situasi sulit menjadi kemenangan besar.
"Setelah itu, gol kedua, ketiga, dan keempat pun tercipta sebagai konsekuensinya. Intinya, jangan panik saat keadaan tidak berjalan baik di menit-menit awal. Itu bagian dari sepak bola, terkadang kita tampil bagus, terkadang lawan yang tampil lebih baik," pungkasnya.
Editor: Abdul Haris