Rahasia Timnas Spanyol Jadi Juara Piala Dunia 2026, Bukan Sekadar Bakat tapi Sistem Akademi
Angka itu mengungguli Ligue 1 Prancis dengan 16,1 persen, Bundesliga Jerman 11,9 persen, Premier League Inggris 8,3 persen, dan Serie A Italia 7,6 persen.
Klub-klub yang banyak menggunakan pemain akademi juga mampu tampil kompetitif. Athletic Club menjadi klub dengan persentase tertinggi, yakni 69,5 persen menit bermain pemain binaan sendiri, disusul Real Sociedad 55,2 persen dan FC Barcelona 47,5 persen.
Selain itu, RC Celta mencatat 43,1 persen, CA Osasuna 26,1 persen, Sevilla FC 25 persen, Valencia CF 23,8 persen, dan Real Madrid 23,1 persen.
Hubungan antara akademi dan prestasi juga terlihat di LALIGA HYPERMOTION. Tiga klub promosi ke LALIGA EA SPORTS musim berikutnya, yakni Real Racing Club, RC Deportivo, dan Málaga CF, termasuk tim yang banyak memberikan kesempatan kepada pemain binaan sendiri.
Málaga menjadi klub dengan kontribusi pemain akademi terbesar dengan 57,3 persen menit bermain, diikuti Racing 21,4 persen dan Deportivo 17,7 persen.