“Dia pergi ke surga bersama Timnas Argentina, memenangkan segalanya dalam beberapa tahun terakhir. Bersama PSG dia menjalani neraka, kami menjalani neraka, baik dia dan saya,” ujarnya.
Hasil Liga Amerika Serikat: Lionel Messi Tumpul, Inter Miami Diimbangi Nashville
Neymar juga membenarkan penyebab keduanya tidak betah adalah karena hubungan yang buruk dengan fans PSG. Mereka menerima kritik tak beralasan yang terus berlanjut.
Walau demikian, Neymar menegaskan keduanya tetap berupaya memberikan yang terbaik. Karena hal tersebut sudah menjadi kewajibannya sebagai pemain PSG, meski tak terlalu berhasil.
“Kami kesal, karena kami berada di sana bukan tanpa alasan. Kami di sana untuk melakukan yang terbaik, untuk menjadi juara, mencoba membuat sejarah. Itulah mengapa kami mulai bermain bersama lagi, kami berkumpul di sana agar kami bisa membuat sejarah. Sayangnya, kami tidak berhasil,” tutup Neymar.
Editor: Fitradian Dhimas Kurniawan