Skandal Baru Presiden FIFA, Gianni Infantino Diduga Terima Gaji Ganda Puluhan Miliar
Pasal 43 ayat 13 Statuta FIFA menyebut kompensasi individual Presiden FIFA, anggota dewan, dan Sekretaris Jenderal FIFA wajib dipublikasikan.
“Ini merupakan pelanggaran yang jelas terhadap aturan jika dia dibayar dalam jumlah lain oleh perusahaan yang terkait dengan FIFA dan pembayaran tersebut tidak diumumkan. Statuta FIFA mewajibkan transparansi penuh. Tidak tepat bagi subkomite kompensasi untuk mengizinkan bentuk remunerasi lainnya,” kata Maduro kepada The Times.
Maduro tidak mempermasalahkan besarnya gaji seorang Presiden FIFA. Namun, dia menekankan setiap pembayaran harus disampaikan secara terbuka.
“Saya setuju Presiden FIFA perlu dibayar dengan sangat baik, tetapi semuanya harus transparan,” ujarnya.
The Times telah meminta penjelasan kepada FIFA mengenai pembayaran tambahan tersebut. Namun, menurut laporan itu, FIFA tidak menjelaskan alasan pembayaran dari FWC2026 US Inc tidak tercantum dalam laporan tahunan organisasi.
Kontroversi ini menambah tekanan terhadap Infantino menjelang Piala Dunia setelah kepemimpinannya beberapa kali menjadi sorotan sepanjang tahun. Investigasi terbaru kini menempatkan persoalan transparansi pembayaran dan tata kelola FIFA sebagai fokus utama.
Editor: Abdul Haris