Sosok Pierluigi Collina: Dari Bek Tengah, Wajib Militer hingga Jadi Wasit Legendaris
Pihak FIGC sempat mengubah usia wajib pensiun menjadi 46 tahun. Hal itu juga membuatnya dapat memimpin laga kualifikasi Liga Champions pada Agustus 2005. Namun, itu menjadi laga kompetisi terakhir yang dipimpinnya.
Collina terpaksa harus berhenti jadi wasit bukan karena tak lagi mampu menjadi wasit. Namun, lebih karena dia mendapat sponsor pabrikan mobil, yang juga menjadi sponsor untuk salah satu tim Liga Italia.
Karena khawatir terjadi konflik kepentingan, akhirnya FIGC menghentikan aktifitas Collina sebagai wasit. Walau demikian, pengetahuan Collina masih sangat dibutuhkan.
Oleh sebab itu, Federasi Sepak Bola Ukraina menunjuk Collina sebagai kepala komite wasit sejak 2010. Hal tersebut sempat ditolak oleh wasit-wasit Ukraina, namun pada akhirnya dia melaksanakan tugasnya.
Hingga saat ini, Collina masih menjabat posisi penting. Mulai dari konsultan Asosiasi Wasit Italia, hingga anggota Komite Wasit UEFA serta ketua Komite Wasit FIFA.
Editor: Reynaldi Hermawan