Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 4 Klub Super League Tunggak Gaji Pemain, Nilainya Tembus Rp4,3 Miliar
Advertisement . Scroll to see content

Sosok Pierluigi Collina: Dari Bek Tengah, Wajib Militer hingga Jadi Wasit Legendaris

Jumat, 23 Juni 2023 - 18:00:00 WIB
Sosok Pierluigi Collina: Dari Bek Tengah, Wajib Militer hingga Jadi Wasit Legendaris
Sosok Pierluigi Collina menarik diulas. Wasit legendaris asal Italia itu dikabarkan bakal dibawa ke Indonesia. (Foto: The Guardian)
Advertisement . Scroll to see content

Penampilan Collina yang identik selalu botak bukan pilihannya. Dia diketahui mengidap kerontokan rambut yang parah, sehingga seluruh rambut di kepalanya habis tak tersisa.

Memasuki 1995, Collina telah memimpin 43 pertandingan kasta teratas Liga Italia. Hal tersebut membuatnya mulai masuk daftar wasit FIFA, sehingga mulai menjadi pengadil lapangan pada lima pertandingan Olimpiade 1996.

Ketegasan Collina kemudian semakin terlihat pada final Liga Champions 1999. Dia tak gentar dalam mengambil keputusan yang melibatkan pemain bintang Manchester United dan Bayern Munchen.

Pertandingan lain yang menjadi ajang ketegasan Collina adalah final Piala Dunia 2002. Ketika itu, penampilan apik Collina juga mendapat pujian di tengah keberhasilan Brasil mengalahkan Jerman.

Walau demikian, Collina pensiun tak lama kemudian. Dia menjalankan tugas sebagai wasit laga internasional untuk kali terakhir pada 2004. Memasuki Februari 2005, dia tak dapat menghindari usia wajib pensiun bagi wasit, yakni 45 tahun.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut