Sukses bersama Real Madrid, Vincente Del Bosque Bikin Panas Fans Barcelona

Arif Budiwinarto ยท Selasa, 19 Mei 2020 - 04:27 WIB
Sukses bersama Real Madrid, Vincente Del Bosque Bikin Panas Fans Barcelona

Vicente Del Bosque saat melatih di Real Madrid (foto: Marca)

JAKARTA, iNews.id - Nama Vicente del Bosque tak bisa dilepaskan dari kisah sukses Real Madrid di awal 2000-an. Dalam sebuah kesempatan Del Bosque pernah melontarkan pernyataan yang membuat kuping fans Barcelona panas.

Real Madrid dan Del Bosque punya cerita panjang. Saat masih sebagai pemain, Del Bosque merupakan jebolan akademi sepak bola Castilla. Dia memulai karier di skuad utama Los Blancos pada 1968 sampai 1984.

Dalam periode tersebut, dia bermain 450 kali dengan torehan 30 gol. Del Bosque juga sukses membawa El Real meraih sembilan trofi. Pada 1973, Del Bosque pensiun sebagai pemain.

Hidup pria asal Spanyol itu sepertinya tak bisa jauh dari El Real. Memulai karier melatihnya pada 1987, Del Bosque dipercaya menangani tim junior Real Madrid serta caretaker tim utama Los Blancos pada 1994 dan 1996.

Karier melatihnya melesat saat dipercaya menangani skuad utama Real Madrid mulai 1999 sampai 2003. Dalam rentang tersebut, Real Madrid memiliki komposisi pemain berlabel bintang. Sebut saja Zinedine Zidane, Raul Gonzalez, Roberto Carlos, Fernando Hiero dan Fernando Morientes.

Berbekal modal tersebut, Del Bosque menjadikan Madrid pesaing tangguh Barcelona dalam perburuan gelar domestik maupun Eropa. Hasilnya? Ada tujuh gelar juara yang diraih Madrid di bawah asuhan pelatih kelahiran Salamanca, 22 Desember 1950.

Di kancah domestik, Del Bosque mengantarkan Real Madrid jadi kampiun La Liga 2001/2001 dan 2002/2003, kemudian Piala Super Spanyol 2001. Kesuksesan berlanjut di level Eropa dengan raihan dua trofi Liga Champions Eropa 1999/2000 dan 2001/2002, Piala Super Eropa 2002 serta Piala Intercontinental 2000.

Vicente Del Bosque membaa Real Madrid meraih trofi Liga Champions (foto: Marca)
Vicente Del Bosque membawa Real Madrid meraih trofi Liga Champions (foto: Marca)

Kedigdayaan Madrid saat itu membuat Del Bosque dengan percaya diri melontarkan pernyataan pedas yang membuat panas rivalitas dengan Barcelona.

"Saat saya masih menjadi pelatih Real Madrid, satu-satunya hal yang bisa Barcelona rayakan adalah ulang tahun klub," ujar Del Bosque.

Pernyataan Del Bosque tersebut tak berlebihan, faktanya dalam rentang 1999-2003 Barcelona tak sekalipun meraih gelar juara baik di level dalam negeri maupun di kompetisi antar klub benua biru.

Sukses di Level Timnas

Setelah mundur dari pelatih Real Madrid pada 2013, Del Bosque kemudian melatih Besiktas selama semusim (2004/2005).

Sempat menganggur selama tiga tahun, dia mendapat job menangani timnas Spanyol pada 2008. Del Bosque membuktikan kualitasnya bukan cuma di level klub, di tangan dinginnya Spanyol menjelma jadi tim terbaik dunia saat itu.

Di Piala Dunia 2010, Spanyol meraih gelar juara dunia perdananya. Pada laga final La Furia Rojas mengalahkan Belanda 1-0 berkat gol Andres Iniesta. Bagi Spanyol ini gelar major kedua setelah Piala Eropa 2008.

Vicente Del Bosque membawa Spanyol juara Piala Dunia 2010 (foto: FIFA)
Vicente Del Bosque mengantarkan Spanyol juara Piala Dunia 2010 (foto: FIFA)

Dua tahun berselang, Del Bosque mempersembahkan trofi kedua yakni Piala Eropa 2012. Di laga pamungkas Sergio Ramos dan kawan-kawan mengalahkan Italia dengan skor mencolok 4-0.

Kesukses Del Bosque di level timnas, dimanfaatkan oleh fans Barca untuk balik menyerang pernyataan si pelatih. Saat itu, skuad Spanyol yang dilatihnya bermaterikan mayoritas pemain-pemain Barcelona. Sebagai contoh di final Piala Eropa 2012, hanya Iker Casillas dan Sergio Ramos yang bukan pemain Barca dalam Starting XI.

"Dan Anda (Del Bosque) bisa memenangkan Piala Dunia sebagai pelatih timnas Spanyol karena Barcelona," kata seorang fans Barca.

"Pemain-pemain Barcelona memberinya hadiah sebuah piala dunia," lanjutnya.

Editor : Arif Budiwinarto