Tak Mau Ulangi Masa Kelam, Liga Putri Indonesia Dibangkitkan dengan Komitmen Jangka Panjang
CEO IWL, Tedy Cahyono, menjelaskan, kompetisi musim perdana juga menghadirkan konsep berbeda melalui sports festival. Selain pertandingan, penyelenggara menerapkan sistem drafting pemain untuk membuat kekuatan enam klub lebih merata.
"Kami menerapkan konsep sports festival yang menggabungkan pertandingan putri dengan beberapa modifikasi menarik. Sistem drafting pemain juga telah kami lakukan untuk memastikan pemerataan kekuatan di antara enam tim peserta, sehingga kompetisi berjalan kompetitif sejak hari pertama," jelas Tedy.
Dengan dukungan PSSI, PT I.League, dan manajemen IWL, Liga Putri Indonesia diharapkan memiliki fondasi yang lebih kuat. Kompetisi ini menjadi langkah penting untuk menjaga perkembangan pemain wanita sekaligus membangun masa depan sepak bola putri nasional.
Editor: Abdul Haris