Terungkap, Ini Penyebab Marco van Basten Kapok Jadi Pelatih
Setelahnya Van Basten menangani klub-klub Belanda, seperti Heereveen dan AZ Alkmaar. Dia juga sempat ditunjuk jadi asisten Timnas Belanda pada 2015-2016.
Sayangnya tak ada satu pun tim yang berhasil menjadi juara. Hanya saat di Heerenveen dia berhasil mencatatkan poin terbanyak dalam sejarah klub, walau hanya menempati posisi lima. Van Basten sadar kemampuan mengolah taktiknya tak sehebat mengolah bola.
“Saya tidak akan menjadi pelatih lagi,” kata Van Basten dikutip Marca, Minggu (21/3/2021).
Setelah karier jadi pelatih selesai, Van Basten sempat mencicipi jabatan Direktur Teknis FIFA. Namun dia berhenti pada Oktober 2018 karena ingin menghabiskan waktu lebih banyak dengan keluarga.
Terbaru dia bakal segera meluncurkan sebuah otobiografi. Banyak momen yang diceritakan dalam buku tersebut. Salah satunya adalah cedera parah pada 1992 hingga membuat dirinya pensiun dini dari sepak bola.
“Saya sangat menderita dan merasakan banyak rasa sakit. Dokter tak banyak membantu dalam proses penyembuhan engkel," ujarnya.
"Saya banyak menghabiskan waktu di sofa dan tak bisa berjalan. Saya tak mau dilihat orang dengan keadaan seperti itu. Saya mengalami depresi, itu adalah periode yang sangat kelam," tuturnya.
Editor: Reynaldi Hermawan