Thierry Henry Dikecam usai Sindir Lamine Yamal di Panggung Ballon d’Or 2026
“Dia sudah bermain pada level yang sangat baik selama beberapa waktu. Ini tahun ketiga saya berada di atas panggung untuk menerima penghargaan ini. Saya ingin berterima kasih kepada klub dan tim nasional saya.”
Yamal kemudian kembali menegaskan pandangannya mengenai sosok yang menurutnya pantas menjadi pemenang tahun ini.
“Secara khusus untuk penghargaan yang satu ini, seharusnya penghargaan ini diberikan kepada Cubarsí,” tuturnya.
Sikap Yamal yang memberikan penghormatan kepada rekannya menjadi salah satu sorotan dalam malam penghargaan tersebut. Di tengah perdebatan mengenai candaan Henry, pemain muda Barcelona itu memilih menonjolkan kontribusi Cubarsí daripada berlama-lama membahas kegagalannya meraih trofi utama.
Selain Yamal yang finis di posisi ketiga Ballon d’Or, dua pemain Spanyol lainnya juga masuk 10 besar. Rodri menempati peringkat keempat, sedangkan Fabián Ruiz berada di posisi kesepuluh.
Timnas Spanyol sendiri menjalani malam penghargaan yang sukses setelah menjuarai Piala Dunia. Pelatih Luis de la Fuente turut membawa pulang penghargaan pelatih terbaik dunia, melengkapi pencapaian para pemain Spanyol dalam daftar penerima penghargaan.
Meski demikian, perhatian publik juga tertuju pada pertukaran komentar antara Henry dan Yamal. Candaan singkat di atas panggung itu berkembang menjadi perdebatan mengenai batas humor dalam acara penghargaan, terutama ketika ditujukan kepada pemain muda yang baru saja kehilangan kesempatan meraih trofi utama.
Editor: Reynaldi Hermawan