Uji Coba Perdana Shin Tae-yong, Timnas Dikalahkan Persita 1-4

Abdul Haris ยท Sabtu, 22 Februari 2020 - 00:09 WIB
Uji Coba Perdana Shin Tae-yong, Timnas Dikalahkan Persita 1-4

Gelandang Timnas Indonesia Sani Rizky (kiri) beraksi saat beruji coba kontra Persita Tangerang di Stadion Madya Senayan, Jakarta, Jumat (21/2/2020) malam. (Foto: PSSI)

JAKARTA, iNews.id Timnas Indonesia takluk 1-4 dari Persita Tangerang pada uji coba di Stadion Madya Senayan, Jakarta, Jumat (21/2/2020) malam. Ini jadi uji coba perdana tim Garuda di era Shin Tae-yong.

Uji coba ini merupakan ujung dari pemusatan latihan pertama nakhoda asal Korea Selatan itu yang dimulai sejak 14 Februari lalu. Dalam training camp (TC) ini, Shin fokus pada pembenahan fisik dan mental.

“Kami akui hasil belum berpihak, namun sebenarnya ini proses. Untuk laga ini, strategi tidak teraplikasikan. Saya melihat dari segi fisik dan mental serta pemain dalam keadaan lelah,” kata Shin Tae-yong.

Mantan arsitek Timnas Korsel pada Piala Dunia 2018 itu menilai, uji coba kontra Persita jadi pembelajaran yang baik bagi timnya. Berikutnya, pada TC bulan depan, dia akan masuk pada materi latihan taktik dan strategi.

TC ini sebagai persiapan Tim Garuda menghadapi tuan rumah Thailand pada lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022, 26 Maret mendatang. Setelah itu, pasukan Shin akan menjamu Uni Emirat Arab di Gianyar, Bali, 31 Maret 2020.

"Kami mulai latihan tanggal 14 Februari, dan kami latihan dua kali sehari, pagi dan sore ada latihan fisik selama 40 menit. Karena capek dan berat, makanya hasil laga (lawan Persita) seperti ini," tutur Shin.

"Sebagai pemain Timnas harusnya bisa lewati dan lawan diri sendiri, tapi kondisi kurang fit jadi laga tak berjalan baik juga. Tapi ke depan ada latihan strategi juga, tidak hanya fisik apalagi Persita sudah beberapa bulan latihan dibanding kami yang hanya seminggu," Shin menjelaskan.

Pada laga kontra Persita itu, Shin memainkan Andritany Ardhiyasa, Sani Rizky, Irfan Bachdim, Hansamu Yama, Febri Haryadi, hingga Rizky Pora. Nama anyar seperti Koko Ari juga diberi kesempatan.


Editor : Abdul Haris