Warisan Shin Tae-yong Bukan Hanya di Sepak Bola
Namun, semua kerja kerasnya itu harus berakhir. PSSI resmi memecatnya pada 6 Januari lalu. Disharmoni ruang ganti dan masalah komunikasi dengan pemain menjadi alasannya, meski semua kabar tersebut tak diketahui jelas kebenarannya.
Meski menuai pro kontra, PSSI bersikukuh menggantinya dengan Patrick Kluivert. STY mau tak mau menerima keputusan pahit tersebut. Itu pun dengan kompensasi yang kabarnya masih dinegosiasikan PSSI hingga saat ini.
Bukan hanya pemecatan, berbagai simpang siur masalah ruang ganti Timnas Indonesia berseliweran di ranah publik. Banyak yang mendiskreditkan pelatih berusia 54 tahun itu. Bahkan, sempat muncul pernyataan Marc Klok, mantan asuhannya, yang menyebut STY diktator. Pemain naturalisasi itu menyebut sang arsitek tak mau mendengar masukan dari para pemainnya.
Dalam kondisi ini, STY tetap diam. Tak sedikit pun dia menunjukkan perlawanan. Dia seperti enggan menanggapi berbagai komentar yang menyerang dirinya, meski dia tak melarang para asistennya berbicara mengungkap kebenaran.
Kim Jong-jin, salah satu asistennya, menyebut, sikap diam STY karena dia tak mau merusak momentum Timnas Indonesia yang sedang berjuang menuju Piala Dunia 2026.