Facebook Isyaratkan Visi Bekerja Jarak Jauh Menggunakan VR dan AR

Dini Listiyani ยท Jumat, 22 Mei 2020 - 18:03 WIB
Facebook Isyaratkan Visi Bekerja Jarak Jauh Menggunakan VR dan AR

Oculus Go (Foto: Oculus)

SAN FRANCISCO, iNews.id - Facebook telah lama percaya augmented reality (AR) dan virtual reality (VR) bisa melampaui hiburan. Akibat pandemi Covid-19, penggunaan teknologi AR dan VR ini di masa depan semakin berguna.

Menurut Andrew Boz Bosworth, Head of AR and VR Facebook, perusahaan sudah berinvestasi dalam supercharging pekerjaan jarak jauh dan produktif menggunakan teknologi tersebut. Dia bahkan berbagi video mengenai apa yang mungkin terlihat.

Video menampilkan cuplikan nyata dari tes eksperimental menggunakan prototype hardware dan software Facebook. Video tidak terlalu lama, hanya 8 detik. Tapi, video menampilkan gagasan, eksekutif Facebook seperti Bosworth berpikir masa depan dalam bekerja.

“Di masa depan, kami dapat membuat ruang kerja yang diperbesar dengan tenaga super dengan beberapa layar yang dapat disesuaikan di VR, tanpa batas dari batas monitor fisik. Ini akan memanfaatkan teknologi seperti Passthrough untuk menciptakan pengalaman produktivitas mix reality yang memungkinkan orang beralih antara dunia nyata dan virtual kapan saja, meningkatkan kesadaran spasial sambil menawarkan fleksibelitas yang kita terbiasa dengan laptop dan perangkat umum lainnya,” kata Facebook dalam posting-an di blognya yang dikutip dari The Verge, Jumat (22/5/2020).

Gagasan Facebook tidak sepenuhnya baru. Sebelumnya terlihat demo seperti ini di HoloLens Microsoft dan headset Magic Leap One. Facebook dan Oculus juga menunjukkan kemampuan serupa dalam konteks demoing pelacak tangan Oculus dan fitur lainnya yang akan menjadi bagian integral saat Anda melakukan pekerjaan.

Tapi perlu dicatat, Facebook sekarang mempercepat pekerjaannya dalam mix reality selama pandemi Covid-19. Perusahaan sudah memiliki unit perusahaan untuk Oculus yang didedikasikan menjualn headset kepada perusahaan.

Kerja sama Facebook dan Oculus dalam pelacakan tangan, avatar yang lebih realistis, audio spasial, dan teknologi nirkabel yang lebih kuat menggambarkan betapa seriusnya komitmen perusahaan terhadap ide kehadiran virtual.

Editor : Dini Listiyani