Kazuo Kashio, Pendiri Casio Computer Meninggal karena Sakit Pneumonia
Dia dan tiga saudara laki-lakinya pun mengubah Casio dari toko alat rumah tangga di dalam negeri, menjadi perusahaan global dengan penjualan tahunan sebesar 3 miliar dolar Amerika Serikat (AS) dari jam tangan digital dan kamera, kalkulator, keyboard elektronik, sampai alat musik lainnya, juga printer berkecepatan tinggi.
Dalam memimpin perusahaan, Kazuo Kashio memiliki motivasi hidup favorit.
"Dengan melepaskan diri dari prakonsepsi dan gagasan konvensional, kami telah menyusun produk yang benar-benar dibutuhkan dan menggunakan teknologi digital kami untuk membuat mereka menjadi kenyataan," katanya dalam salah satu pesannya sebagai ketua. "Produk berdasarkan ide-ide baru menciptakan pasar baru," ucapnya.
Kashio juga dikenal memiliki reputasi sebagai orang yang bersemangat dan tangguh, kata juru bicara perusahaan Kazuhiko Ichinose.
"Dia selalu menetapkan tujuan tinggi," kata Ichinose.
Selain itu, Kashio juga sukses mempopulerkan kamera digital QV-10 yang mulai dijual pada 1995. Dia memperkenalkan layar di belakang untuk melihat pratinjau gambar fotografi. Sekarang menjadi fitur standar untuk kamera digital.
Kazuo meninggalkan seorang istri bernama Soko dan dua anak perempuan dan seorang putra. Putranya, Kazuhiro Kashio saat ini menjabat sebagai Presiden Casio.
Editor: Tuty Ocktaviany