Reefer Container Bukan Cold Storage, Apa Bedanya? Ini Penjelasannya!
Sistem pendingin yang bekerja sepanjang waktu membutuhkan energi dalam jumlah besar. Karena itu, pemilihan teknologi tidak cukup hanya mempertimbangkan kemampuan menurunkan suhu.
Dalam paparannya, Kelvin memberikan simulasi sebuah unit dengan konsumsi listrik rata-rata 5 kW yang beroperasi selama 24 jam sehari dan 30 hari dalam sebulan.
Dengan asumsi tersebut, konsumsi listrik mencapai sekitar 3.600 kWh per bulan. Jika menggunakan tarif Rp1.444 per kWh, biaya listrik yang dihitung mencapai sekitar Rp5,2 juta setiap bulan.
Perhitungan itu menunjukkan bahwa biaya operasional perlu menjadi bagian dari pertimbangan ketika pelaku usaha menentukan teknologi rantai dingin.
"Angka Rp5,2 juta itu bukan biaya sekali bayar, itu biaya yang terus berjalan setiap bulan, setiap tahun, selama unit itu beroperasi," ujar Kelvin.