Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mengenal Fineshield, Proteksi Jam Tangan Mewah dengan Teknologi Jerman
Advertisement . Scroll to see content

Teknologi yang Terinspirasi dari Eceng Gondok

Kamis, 11 Agustus 2022 - 20:02:00 WIB
Teknologi yang Terinspirasi dari Eceng Gondok
Teknologi yang Terinspirasi dari Eceng Gondok (Foto: Joshua J. Cotten/Unsplash)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Eceng gondok yang tumbuh berlebihan tidak baik bagi ekosistem di sekitarnya. Salah satu cara untuk mengatasinya yakni dengan mengubahnya menjadi lebih bermanfaat. Berikut ini teknologi yang terinspirasi dari eceng gondok. 

Eceng gondok adalah gulma yang bisa ditemukan di danau, sungai, dan tempat air lainnya. Dengan tingkat regenerasi, kelangsungan hidup dan pertumbuhan tinggi, biasanya sulit untuk membersihkan danau dari eceng gondok. 

Namun, fitur eceng gondok dianggap menguntungkan. Para peneliti pun berupaya untuk terus menemukan inovasi dari tanaman eceng gondok ini. 

Teknologi yang Terinspirasi dari Eceng Gondok

Meski dianggap mengganggu bagi sejumlah orang, eceng gondok rupaya menjadi inspirasi dari teknologi alat pemurnian air lho. Kok bisa sih?

Akar-akar eceng gondok berbentuk serabut-serabut yang banyak dan rapat. Struktur akar ini mampu menyerap partikel-partikel yang terlarut dalam air, sehingga air menjadi bersih. 

Menariknya, zat berbahaya seperti racun pun dapat diserap oleh eceng gondok. Pada membran sel akar terdapat lubang-lubang atau saluran kecil, sebagaimana dikutip dari situs SMP N 1 KEMANGKON. 

Saluran ini terbentuk dari protein dan memiliki lubang dengan ukuran tertentu dan daya ikat tertentu pula. Salah satu salurannya bernama aquaporin. Ini adalah saluran yang hanya dapat dilewati air, sehingga partikel lain tidak dapat masuk lewat itu. 

Mekanisme cara kerja eceng gondok membersihkan air ini menginspirasi ilmuwan mengembangkan teknologi penyaringan atau pemurnian air. Dengan begitu, air yang kotor dapat disaring sehingga menjadi bersih. 

Editor: Dini Listiyani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut