5 Pemeriksaan Rutin yang Perlu Dilakukan untuk Jaga Keamanan Data di Smartphone   

Dini Listiyani · Rabu, 05 Agustus 2020 - 18:18 WIB
5 Pemeriksaan Rutin yang Perlu Dilakukan untuk Jaga Keamanan Data di Smartphone   

5 pemeriksaan rutin yang perlu dilakukan untuk jaga keamanan data (foto: unsplash)

JAKARTA, iNews.id - Smartphone menyimpan banyak data di dalamnya. Guna menjaga data tetap aman di dalam smartphone, Anda perlu melakukan beberapa hal.

Sebagian orang bergantung pada smartphone mereka. Namun, nyatanya ponsel berisi sejumlah besar data pribadi dan hal-hal berharga mulai dari foto hingga game.

Kaspersky memberikan lima pilar pemeriksaan keamanan regular yang dapat diterapkan untuk smartphone Anda secara rutin. Berikut ini daftarnya.

Memeriksa Aplikasi

Seperti dijelaskan dalam keterangan kepada iNews.id, Rabu (5/8/2020) mulailah dengan daftar aplikasi yang diinstal. Telusuri dengan cermat dan segera menghapus apa pun aplikasi yang tidak Anda gunakan. Anda secara tidak langsung akan mendapatkan berbagai manfaat.

Pertama, mengosongkan ruang pada smartphone dan meningkatkan kinerja. Kedua, Anda akan meningkatkan masa pakai baterai jika beberapa aplikasi yang tidak terpakai dihapus. Ketiga, Anda tidak akan menjadi target potensial bagi mata-mata dan pencuri.

Memeriksa Izin Aplikasi

Kini, Anda hanya memiliki aplikasi yang benar-benar digunakan. Namun, sekarang periksa perspektif mengenai permission atau izin. Sebagai aturan utama, jangan membagikan hak yang tidak perlu saat memasang aplikasi baru.

Semakin banyak izin yang dimiliki aplikasi, semakin banyak hal yang dapat dilakukan pada perangkat Anda. Khususnya, semakin banyak data yang dapat dikumpulkan. Jadi, berikan izin aplikasi seminimal mungkin untuk pengoperasian dan keramahan pengguna.

Memeriksa Pembaruan

Pembaruan penting karena dapat memperbaiki kerentanan. Artinya, mampu melindungi Anda dari serangan. Aplikasi dari Google Play umumnya diperbarui secara otomatis. Namun, untuk memastikan Anda bisa mengunjungi secara langsung dan mengunduh versi terbaru.

Jika mengunduh sesuatu yang bukan dari toko resmi, Anda akan bertanggung jawab untuk melacak pembaruan secara manual. Pembaruan untuk sistem Android adalah hal berbeda.

Dengan memeriksa pembaruan secara manual, Anda bisa mendapatkannya sebelum smartphone menginstalnya selama pembaruan otomatis berikutnya. Itu berarti perlindungan dini terhadap bahaya potensial.

Melakukan Pemindaian dengan Software Antivirus

Google Play memiliki antivirusnya sendiri yakni Google Play Protect yang memeriksa aplikasi yang akan diunggah ke toko resmi. Dengan kata lain, jika Anda mengunduh aplikasi dari toko resmi, kemungkinan besar aplikasi itu aman.

Meski segala kemungkinan dapat muncul dari waktu ke waktu. Namun, setidaknya di Google Play Store aplikasi berbahaya dapat dideteksi dan dihapus.

Oleh karena itu, disarankan untuk memindai konten smartphone secara berkala dengan utilitas antivirus seluler. Dengan solusi keamanan gratis, pemindaian biasanya harus dijalankan secara manual.

Memeriksa Kebocoran Data

Perangkat Android kemungkinan besar menyimpan banyak informasi pribadi. Jika informasi seperti akun hingga nomor kartu bank jatuh ke tangan pelaku kejahatan siber, Anda mungkin dibiarkan tanpa akun hingga menjadi korban penipuan.

Oleh karena itu, penting untuk mengetahui tentang berbagai kemungkinan kebocoran data. Informasi tentang kebocoran kini sudah banyak tersedia. Dalam banyak kasus, perusahaan memberitahu pelanggan mereka dan Anda bisa mendapatkan informasi di situs berita TI.

Editor : Dini Listiyani