Ingin Pikat Pembeli Global, Ini Strategi Huawei

Dini Listiyani ยท Senin, 04 Mei 2020 - 12:15 WIB
Ingin Pikat Pembeli Global, Ini Strategi Huawei

Huawei P40 Pro+ (Foto: Huawei)

BEIJING, iNews.id - Huawei tidak mendapatkan akses ke Google Mobile Services (GMS) karena masuk ke Entity List. Namun, perusahaan teknologi asal China ini percaya bisa tetap menarik perhatian pengguna global.

Meski tidak mendapat akses ke GMS, secara keseluruhan Huawei masih berhasil meningkatkan pengiriman smartphone tahun lalu menjadi 240 juta. Alhasil, Huawei berada di peringkat kedua di bawah Samsung.

Sudah hampir setahun lalu Amerika Serikat mengumumkan Huawei masih ke Entity List karena tujuan keamanan. Tapi, perusahaan percaya mereka memiliki rencana untuk menarik lebih banyak pembeli global dan merebut posisi pertama dari Samsung.

Huawei harus memuat ponsel terbarunya dengan Android versi open-source yang mengandung aplikasi AppGallery. AppGallery sendiri adalah distributor aplikasi terbesar ketiga di dunia.

AppGallery diluncurkan di China pada 2011 dan versi internasional pada 2018. Huawei berpendapat kunci untuk melampaui Samsung adalah memuat AppGallery lebih aman dan ramah konsumen dibanding Google Play Store, sebagaimana dikutip Phone Arena, Senin (4/5/2020).

Guna menghadirkan AppGallery yang aman, Huawei berencana memverifikasi semua pengembang persis seperti yang mereka katakan. Nama asli akan diperlukan dan Huawei akan memeriksanya.

Selain itu, Huawei mengatakan akan lebih baik dari Google dalam menemukan aplikasi yang sarat akan malware. Selama beberapa tahun terakhir, ada beberapa laporan mengenai aplikasi Android yang memuat malware.

Huawei juga tidak akan mengirim data apa pun ke server di China. Mengingat selama ini perusahaan kerap dituduh mengirimkan data ke server China.

Berita Lain Bisa Dibaca di Okezone.com: Perhatikan Hal Ini Sebelum Membeli iPhone Bekas

Editor : Dini Listiyani