Kapasitas Mesin CEIR Bakal Ditambah pada Awal 2021
JAKARTA, iNews.id - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) akan meningkatkan kapasitas mesin CEIR (Central Equipment Identity Register). Mesin tersebut digunakan sebagai pusat pengolahan informasi International Mobile Equipment Identity (IMEI) di Indonesia.
Dirjen Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI) Kominfo, Ismail, mengatakan kapasitas mesin CEIR akan ditambah 800 juta slot dari yang awalnya 1,2 miliar. Peningkatan kapasitas ini akan dilakukan pada awal 2021.
"Memang benar pada awal tahun 2021, kapasitas CEIR akan ditambah menjadi 2 Milyar, yang sebelumnya sebesar 1,2 Milyar," ujar Ismail kepada SINDOnews melalui pesan singkat.
"Diharapkan penambahan kapasitas ini bisa diselesaikan pada kuartal pertama 2021," sambungnya.
Sebelumnya, para vendor ponsel menjerit karena beberapa perangkat ponsel yang beredar di pasaran terblokir dan tak mendapatkan layanan selular. Tak hanya itu, sejak 15 September 2020, semua tanda pendaftaran produk (TPP) tidak bisa masuk ke sistem CEIR sebagai pusat pengolahan IMEI.
Sebagai pusat pengelolaan informasi IMEI, mesin CEIR dibangun oleh Asosiasi Telekomunikasi Seluler Indonesia (ATSI) untuk mengintegrasikan sistem Equipment Identity Register dari lima operator. Penyempurnaan sistem dilakukan terus menerus untuk menjamin kesiapan pengendalian IMEI.
Pemerintah sendiri telah memberlakukan pengendalian IMEI mulai 15 September 2020 dengan menggunakan sistem CEIR. Kebijakan pengendalian IMEI ditujukan untuk melindungi konsumen dan memberikan kepastian hukum kepada operator dalam menghubungkan perangkat yang sah ke jaringan telekomunikasi.
Editor: Dini Listiyani