Samsung Bakal Rilis Ponsel Galaxy Buatan Pihak Ketiga ke Pasar di Luar China
SEOUL, iNews.id - Samsung meluncurkan smartphone Original design manufacturer (ODM) pertama mereka, Galaxy A6s di China tahun lalu. Di masa mendatang, Samsung berencana mengirim perangkat ODM ke pasar di luar China.
Smartphone ODM adalah perangkat yang tidak dibuat oleh Samsung di pabriknya. Sebaliknya, perangkat justru diproduksi oleh pihak ketiga atau kontraktor.
Samsung membuat keputusan mengalihkan smartphone ke ODM karena perusahaan elektronik asal Korea Selatan ini mengubah strateginya agar dapat bersaing lebih baik di pasar China. Laporan sejauh ini menunjukkan Samsung akan merilis lebih banyak perangkat ODM di China.
Dalam upaya untuk menjadi lebih kompetitif, Samsung sekarang mulai mengirim ponsel Galaxy buatan pihak ketiga di pasar luar China. Samsung secara signifikan meningkatkan produksinya di China selama bertahun-tahun karena market share turun di bawah 1 persen.
Bahkan, bulan lalu, Samsung menutup pabrik terakhirnya di China. Samsung akan memenuhi permintaan lokal melalui campuran unit yang diproduksi dan diimpor dari pabrik-pabrik di luar negeri, sebagaimana dikutip dari Sam Mobile, Senin (18/11/2019).
Mengomentari laporan sebelumnya, sumber mengatakan kepada Reuters, dari 300 juta perangkat yang diperkirakan akan dikirim tahun depan, Samsung akan mengalihdayakan seperlima dari produksi itu ke ODM di China.
Samsung telah memuat pengaturan untuk mengalihkan beberapa model Galaxy A ke produsen pihak ketiga seperti Wingtech. Keputusan Samsung untuk mengalihkan produksi ke ODM tampaknya membawa kekhawatiran.
Perubahan strategi menyebabkan Samsung kehilangan kendali atas kualitas untuk perangkat ini. Selain itu, pesanan besar dari Samsung memungkinkan produsen ini menurunkan biaya mereka lebih jauh, yang pada akhirnya dapat membantu persaingan.
Wingtech dikatakan mengambil alih dalam desain dan produksi handset Galaxy A yang lebih rendah dan menengah. Unit-unit tersebut kemudian akan dijual di China dan pasar di seluruh Asia Tenggara dan Amerika Serikat. Namun, dalam upaya untuk menghilangkan kekhawatiran mengenai kontrol kualitas, Samsung mengatakan mereka akan mempertahankan pengawasan desain dan pengembangan smartphone ODM-nya.
Sumber juga mengklaim, untuk mengurangi kemungkinan masalah kualitas, Samsung telah memasangkan pemasok komponen Korea dengan kontraktor China. Perusahaan itu sendiri mengatakan perangkat ODM-nya akan memiliki pemeriksaan dan standar kualitas yang sama dengan perangkat lainnya.
Editor: Dini Listiyani