Sering Memangku Laptop? Ini Efek yang Bisa Ditimbulkan

Okezone · Rabu, 24 Juni 2020 - 21:15 WIB
Sering Memangku Laptop? Ini Efek yang Bisa Ditimbulkan

(Foto: Lifehacker UK)

JAKARTA, iNews.id - Laptop mempunyai keunggulan dibanding PC. Karena mempunyai bentuk ringkas, laptop dapat dibawa ke mana saja dan dimasukkan ke dalam tas.

Bobot laptop yang tidak terlalu berat juga memungkinkan penggunanya untuk memangku perangkat bila tidak ada meja. Padahal, memangku laptop mempunyai beberapa efek untuk tubuh.

Nah, berikut ini efek yang bisa terjadi karena sering memangku laptop. Oleh karena itu, Anda perlu meninggalkan kebiasaan ini segera.

Kulit Terbakar
Kebiasaan memangku laptop dalam jangka waktu yang lama bisa menimbulkan efek kulit terbakar atau yang dinamakan toasted skin syndrome. Toasted skin syndrome bisa terjadi akibat paparan panas yang terlalu tinggi.

Kondisi tersebut bisa disebabkan karena seseorang berada terlalu lama di depan perapian. Laptop juga dapat mengeluarkan panas sehingga terpaan kepada kulit bisa memunculkan syndrome tersebut.

Pengaruhi Sperma
Artikel pada jurnal Human Reproduction di 2005, meneliti hubungan panas laptop dengan jumlah sperma yang berkurang pada pria. Ditemukan bahwa panas yang dihasilkan laptop bisa menghangatkan sperma laki-laki, sehingga berpotensi mematikan sperma tersebut.

Kondisi yang disebut hipertermia skrotum ini bisa menjadi masalah besar. Dengan demikian, perhatikan cara Anda ketika meletakan laptop saat bekerja. Memangku laptop bisa mempengaruhi kesuburan Anda.

Nyeri Punggung dan Leher
Menggunakan laptop dengan cara meletakannya dipangkuan paha tidak disarankan karena bisa menyebabkan masalah punggung, pundak serta leher. Hal ini dikarenakan posisi tubuh yang buruk ketika menggunakan laptop.

Potensi Kanker
Tidak hanya bahaya toasted skin syndrome, paparan panas yang dikeluarkan laptop berisiko menimbulkan kanker kulit. Kondisi kulit terbakar akibat panas laptop ini disebut-sebut bisa memunculkan risiko kanker kulit yang lebih ganas. Risiko kanker juga dapat muncul karena area elektromagnetik pada laptop.

Editor : Dini Listiyani