Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Huawei Bakal Rilis Smartphone Lipat Terbaru Mate X7 Pekan Depan, Intip Bocorannya
Advertisement . Scroll to see content

Terlalu Lama Bermain Ponsel? Ini Bahaya yang Mengintai

Kamis, 14 Mei 2020 - 20:03:00 WIB
Terlalu Lama Bermain Ponsel? Ini Bahaya yang Mengintai
Ilustrasi bermain smartphone (Foto: Unsplash)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Di tengah pandemi Covid-19 banyak orang menghabiskan lebih banyak waktu di layar smartphone. Studi mengungkapkan, rata-rata orang menghabiskan waktu bermain ponsel lebih dari 5 jam dalam sehari.

Angka tersebut tampaknya meningkat saat pandemi sekarang ini. Dilansir dari laman Gadget Now, Rabu (13/5/2020) namun kebiasaan bermain ponsel terlalu sering akan berpengaruh negatif pada tubuh, sehingga perlu hati-hati dan waspada.

Ahli Bedah Ortopedi Fortis Hospital Mulund, Dr Sachin Bhonsle mengungkap ada peningkatan jumlah pengguna mengeluh tentang kelainan pada jari kelingking mereka atau juga dikenal sebagai sindrom 'Smartphone Pinky'. Hal tersebut terjadi lantaran jari kelingking menanggung berat smartphone dalam waktu berjam-jam.

"Penggunaan ponsel secara teratur, terutama yang memiliki layar lebih besar dan lebih lebar untuk mengetik pesan atau email menyebabkan ibu jari dan jari lainnya terlalu sering digunakan, melalui gerakan berulang. Jangka pendek, ini menyebabkan hipermobilitas sendi yang lebih kecil di sekitar jari. Akibatnya ligamen ibu jari secara bertahap menjadi lebih stres," kata Bhonsle.

Dia menambahkan kebiasaan bermain smartphone yang berlebihan juga dapat menyebabkan stres secara berulang-ulang dan dapat mengarah pada osteoartritis, karena tulang rawan di antara sendi mulai merosot.

"Ketika arthritis terjadi pada jari, ada kemungkinan kelebihan tulang formasi di sekitar sendi, yang kemudian dapat menyebabkan pembesaran atau deformasi jari, " ujar Bhonsle.

Dia menambahkan hal ini tidak terlalu merusak kesehatan seseorang. Namun akan mempengaruhi tingkat perubahan degeneratif pada sendi seperti. Dia menyarankan beberapa tips untuk menjauh dari sindrom tersebut diantaranya hindari terlalu banyak menggunakan smartphone, bagilah waktu chat atau bermain game menjadi sesi yang lebih singkat, istirahatlah sebelum tangan mulai sakit, dan meregangkan jari-jari.

Lalu, ketika tangan sakit, gunakan pereda nyeri yang dijual bebas untuk mengurangi pembengkakan dan peradangan

Editor: Dini Listiyani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut