Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Flash Ponsel Nyala, Pria di Cengkareng Dikeroyok Dikira Rekam Diam-Diam
Advertisement . Scroll to see content

Terlalu Lama Gunakan Ponsel, Ini Dampak Buruk untuk Kesehatan 

Senin, 15 Juli 2024 - 20:35:00 WIB
Terlalu Lama Gunakan Ponsel, Ini Dampak Buruk untuk Kesehatan 
Terlalu Lama Gunakan Ponsel, Ini Dampak Buruk untuk Kesehatan  (Foto: pixabay)
Advertisement . Scroll to see content

2. Gangguan Fungsi Kognitif

Penggunaan ponsel secara berlebihan dapat mengganggu fungsi kognitif, yang meliputi memori, perhatian, dan keterampilan memecahkan masalah. Beberapa penelitian menunjukkan, paparan ponsel dalam waktu lama dapat menyebabkan kinerja memori dan perhatian yang buruk.

3. Gangguan Tidur

Masalah selanjutnya adalah gangguan tidur. Cahaya biru yang dipancarkan ponsel dapat mengganggu siklus tidur alami tubuh. Paparan cahaya ini dapat menekan produksi melatonin yaitu hormon yang mengatur tidur. Ini dapat menyebabkan insomnia dan gangguan terkait tidur lainnya.

4. Peningkatan Tingkat Stres

Ponsel juga dapat berkontribusi terhadap peningkatan tingkat stres. Kecemasan dan stres mungkin diakibatkan oleh pemberitahuan dan pesan yang terus-menerus. 

Rasa tetap terhubung dan tersedia setiap saat juga dapat menimbulkan perasaan tertekan imbas dari terlalu sering menggunakan ponsel. Hal ini dapat berdampak negatif pada kesehatan mental.

5. Ketegangan Mata dan Masalah Penglihatan

Satu lagi dampak dari terlalu sering bermain ponsel yakni tegangnya otot mata. Bahkan tak jarang muncul masalah penglihatan. Menatap layar kecil ponsel dalam waktu lama dapat menyebabkan ketegangan mata dan kelelahan. Akibatnya, kepala menjadi sakit, mata kering, dan masalah penglihatan lainnya. Anak-anak sangat rentan terhadap dampak ini, karena mata mereka masih dalam tahap perkembangan.

Editor: Dini Listiyani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut