AI Berkembang Melampaui Chatbot, Ini Perubahan yang Mulai Terjadi Sekarang!
Semakin banyak kanal komunikasi dan sistem yang digunakan, semakin besar pula volume informasi yang harus diproses. Jika data tersebar di berbagai platform, tim bisa membutuhkan waktu lebih lama untuk memperoleh gambaran menyeluruh sebelum mengambil keputusan.
Persoalan ini menjadi salah satu tema dalam Conversa 6.0, yaitu “The Agentic Shift Orchestrates AI Complexity”. Dalam dua sesi panel, sejumlah praktisi bisnis membahas cara menghadapi kompleksitas teknologi dan operasional di sektor masing-masing.
Para pembicara tersebut antara lain Achmad Zaky dari Init6, Andre Djokosoetono dari Bluebird Group, Susanto Benny dari Asuransi Astra, Inggita Sistha Widyawan dari Novo Indonesia, dan Norhaslina Othman dari KPJ Healthcare.
Perkembangan AI juga tidak berarti chatbot akan kehilangan perannya. Teknologi untuk menjawab pertanyaan tetap dibutuhkan, tetapi perusahaan kini memiliki pilihan untuk memanfaatkan AI pada tahapan kerja yang lebih luas.
Dalam ekosistem perusahaan tersebut, AgentLabs mendukung respons melalui kanal chat dan telepon, sedangkan Agent Copilot membantu personalisasi layanan dan memungkinkan interaksi dua arah dengan tim melalui inbox.
Ke depan, tantangan pemanfaatan AI bukan hanya berkaitan dengan kecanggihan teknologi, melainkan juga kemampuan perusahaan mengintegrasikannya ke dalam proses kerja. Akurasi data, keamanan, pengawasan, dan evaluasi hasil tetap menjadi faktor penting agar otomatisasi benar-benar memberikan manfaat bagi operasional bisnis.
Editor: Muhammad Sukardi