Asosiasi Media Siber Ungkap Hampir Semua Jurnalis Gunakan AI sebagai Alat Bantu
JAKARTA, iNews.id – Kabid Teknologi Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), Heru Tjatur, mengungkapkan hampir seluruh jurnalis saat ini telah memanfaatkan Artificial Intelligence (AI) sebagai alat bantu dalam proses produksi berita. Dia menyebut, berdasarkan sejumlah literatur, tren penggunaan AI di ruang redaksi terus meningkat.
Mayoritas jurnalis memposisikan AI sebatas sebagai alat bantu, bukan pengganti peran manusia dalam kerja jurnalistik.
“Hampir semua jurnalis bilang bahwa ya AI ini hanya tool gitu ya. Jadi mereka akan apa menggunakan AI ini hanya sebagai alat bantu untuk melakukan kerja-kerja jurnalistik. Kalau itu yang di ini, saya yakin mayoritas jurnalis pasti sudah akan menggunakan AI,” katanya.
Menurut dia, AI banyak digunakan untuk mengumpulkan informasi latar belakang sebuah topik hingga membantu proses transkripsi wawancara. Proses yang sebelumnya memakan waktu lama kini dapat diselesaikan dalam waktu lebih singkat.
“Yang paling sederhana misalnya satu mereka bisa menggunakan AI, biasanya menggunakan AI untuk mengumpulkan background informasi terhadap satu topik yang mereka menulis. Nah dulu kalau misalnya itu dilakukan tanpa AI akan butuh waktu yang lama untuk compile seluruh apa bahan bacaan yang mereka lakukan, melakukan transkripsi itu akan lama,” ujarnya.
Heru menilai efisiensi tersebut berdampak pada peningkatan produktivitas jurnalis. Dia menggambarkan proses transkripsi wawancara berdurasi satu jam yang sebelumnya bisa memakan waktu lebih dari tiga jam.