Bill Gates Kritik Komentar Elon Musk soal Virus Corona

Sindonews ยท Jumat, 31 Juli 2020 - 20:05 WIB
Bill Gates Kritik Komentar Elon Musk soal Virus Corona

Miliarder Bill Gates. (Foto: AFP)

SAN FRANCISCO, iNews.id - CEO Tesla dan SpaceX Elon Musk terkenal aktif di Twitter. Namun, postingan soal virus corona justru menarik perhatian sejumlah netizen.

Pendiri Microsoft Bill Gates menyebutkan Musk harusnya hanya mengurusi sesuatu yang menjadi keahliannya saja yakni mobil listrik, alih-alih menyebarkan kebohongan tentang virus corona. Ditemui dalam sebuah acara, Gates menyebut komentar Musk mengenai Covid-19 keterlaluan.

CEO Tesla dan Space X itu juga dikatakan tidak banyak berperan soal vaksin. "Dia membuat mobil listrik terbaik. Roketnya juga bekerja dengan baik. Jadi dia boleh membicarakannya. Saya harap dia tidak bingung mengenai area mana yang tidak perlu terlibat terlalu banyak," kata Gates, dikutip dari laman Business Insider, Kamis (30/7/2020).

Komentar Gates muncul tak lama setelah Musk membicarakan Covid-19 yang dinilai menyesatkan. Musk juga dianggap menyebar kebohongan dan meragukan parahnya pandemi di Amerika Serikat, walaupun saat ini kasusnya sudah meningkat pesat di seluruh negeri.

Saat Musk mengunggah tweet yang mengatakan banyak angka positif yang salah dari Covid-19. Padahal waktu itu kasus positif baru di Amerika Serikat sudah mencapai 48 ribu.

Jauh sebelum kontroversi tweet itu, pada April Musk juga bersikap vokal cara AS menangani virus corona. Dia mengatakan langkah yang dilakukan pemerintah setempat, mengekang kebebasan orang dan mengganggu acara earning call Tesla Mei lalu.

"Terus terang saya menyebutnya sebagai pemenjaraan paksa orang di rumah dan menentang hak konstitusional mereka," ungkap Musk saat itu.

Musk juga menyebut jika anak-anak kebal terhadap Covid-19. Padahal sejumlah lembaga kesehatan menyebutkan jika anak-anak beresiko terinfeksi walaupun banyak kasus mereka mengalami gejala lebih ringan.

"Anak-anak pada dasarnya kebal namun orangtua lebih rentan. Pertemuan keluarga dengan kontak dekat antara anak-anak dan kakek neneknya mungkin paling beresiko," cuit Musk dalam tweetnya Maret lalu.

Editor : Dini Listiyani