Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Direktur Utama BRI Hery Gunardi Sebut Adopsi Kecerdasan Buatan Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
Advertisement . Scroll to see content

Elon Musk Minta Pengembangan AI Dijeda, Khawatir Berbahaya

Sabtu, 01 April 2023 - 22:36:00 WIB
Elon Musk Minta Pengembangan AI Dijeda, Khawatir Berbahaya
UElon Musk Minta Pengembangan AI Dijeda (Foto: Possessed Photography/Unsplash)
Advertisement . Scroll to see content

Peran Musk sangat penting dalam pengembangan AI, tapi kini dia bersama para ahli lainnya sepakat untuk meminta waktu dan mengimbau kepada seluruh laboratorium AI agar segera menghentikan sementara pelatihan sistem AI, yang lebih kuat dari GPT-4 selama minimal 6 bulan. 

Dalam waktu enam bulan, mereka akan menggunakannya demi mengembangkan protokol keselamatan, sistem tata kelola AI, dan memfokuskan kembali penelitian untuk memastikan sistem AI lebih akurat. Mereka juga akan memastikan AI setiap kepada manusia. 

Selain meminta waktu jeda pengembangan kecerdasan buatan, mereka mengimbau seluruh laboratorium di dunia menghentikannya, dan merancang protokol keselamatan. Musk dan rekannya juga menyerukan kepada pemerintah untuk turun tangan dan memberlakukan moratorium jika perusahaan gagal mencapai kesepakatan. 

Sayangnya, tidak disebutkan bagaimana bahaya yang ditimbulkan GPT-4.  Tapi, para elit global termasuk Gary Marcus dari New York University berpendapat chatbos pembohong besar dan berpotensi menjadi penyebar disinformasi.

Editor: Dini Listiyani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut