Elon Musk Rilis Grok, Kinerja Diklaim Mengungguli ChatGPT
JAKARTA, iNews.id - Elon Musk merilis chatbot bertenaga artificial intelligence (AI) baru melalui startup xAI. Dijuluki Grok, chatbot ini digadang-gadang dapat bersaing dengan AI generatif lainnya.
Musk mengatakan fungsi Grok mirip dengan ChatGPT. Chatbot akan menjawab pertanyaan yang diajukan pengguna berdasarkan informasi yang dihasilkan model bahasa besar.
Namun, kinerja Grok diklaim mampu mengungguli ChatGPT-3.5 dalam beberapa tes akademik, termasuk matematikan dan coding. Grok juga digadang-gadang tidak hanya menjawab pertanyaan pengguna, tapi mengajukan pertanyaan, terinspirasi oleh semangat The Hitchhiker’s Guide to the Galaxy.
Grok didukung mesin baru yang disebut Grok-1. Mesin ini memiliki akses informasi real-time melalui platform X. Mesin mampu mengungguli semua model lain di kelas komputasinya, termasuk ChatGPT-3.5 dan Inflection-1.
Untuk menilai kemampuannya, xAI melakukan evaluasi menggunakan tolok ukur pembelajaran mesin standar yang dirancang untuk mengukur kemampuan matematika dan penalaran.
Selain tolok ukur, xAI memberikan penilaian langsung kepada Grok pada final matematika sekolah menengah nasional Hongaria 2023. Grok lulus ujian dengan nilai C (59 persen), Claude-2 mendapat nilai yang sama (55 persen), dan GPT-4 mendapat nilai B dengan 68 persen.
“Grok dirancang untuk menjawab pertanyaan dengan sedikit kecerdasan dan memiliki sifat memberontak, jadi tolong jangan gunakan itu jika Anda benci humor!" kata xAI dalam cuitannya.
Grok masih produk beta awal, tapi berkembang pesat dari minggu ke minggu. Perusahaan juga berupaya menerapkan lebih banyak langkah keamanan untuk memastikan bahwa Grok tidak digunakan secara jahat.
Grok akan tersedia di X Premium Plus seharga 16 dolar AS atau Rp 249 per bulan. Tapi, saat ini hanya ditawarkan kepada sejumlah pengguna terbatas di Amerika Serikat.
Editor: Dini Listiyani