Facebook Messenger Kini Mempunyai Pusat Informasi Covid-19

Dini Listiyani ยท Jumat, 27 Maret 2020 - 12:01 WIB
Facebook Messenger Kini Mempunyai Pusat Informasi Covid-19

Aplikasi Facebook Messenger (Foto: Pixabay)

MENLO PARK, iNews.id - Facebook Messenger meluncurkan pusat informasi. Pusat informasi dirancang untuk memberikan tips mencegah penyebaran virus corona dan membatasi informasi yang salah secara online.

Selain untuk mecengah penyebaran virus corona dan informasi salah, Messenger juga mengatakan mereka menyediakan sumber daya untuk membantu menjaga orang-orang yang terhubung dengan teman, keluarga, rekan kerja, teman sekelas, guru, dan komunitas mereka saat dikarantina di rumah.

Guna memerangi penyebaran informasi yang salah mengenai coronavirus, pusat informasi akan memberikan perincian dari World Healt Organization (WHO), Center for Disease Control and Prevention, dan UNICEF. Pusat informasi juga memberitahu orang-orang cara menghindari penipuan online, sebagaimana dikutip dari Cnet, Jumat (27/3/2020).

Facebook bukan satu-satunya layanan yang mempunyai pusat informasi Covid-19. Sebelumnya, WhatsApp juga sudah mengeluarkan inisiatif serupa guna mendukung upaya global melawan pandemi virus corona.

WhatsApp meluncurkan pusat informasi Covid-19 yang berkolaborasi dengan WHO, UNICEF, dan Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNDP). Selain pusat informasi, layanan perpesanan ini juga menyalurkan donasi sebesar 1 juta dolar AS untuk Jaringan Internasional Penguji Fakta (IFCN).

Pusat Informasi COVID-19 WhatsApp dapat ditemukan di laman whatsapp.com/coronavirus. Laman berisi panduan kesehatan bagi para petugas kesehatan, tenaga pengajar, tokoh masyarakat, organisasi nirlaba, jajaran pemerintah, serta pelaku bisnis yang senantiasa mengandalkan WhatsApp untuk berkomunikasi.

Situs juga menawarkan tips dan konten umum bagi pengguna di seluruh dunia demi mengurangi penyebaran rumor dan membuka akses terhadap informasi kesehatan yang akurat. Rekomendasi informasi COVID-19 ini memberikan panduan cepat kepada grup-grup kecil sehingga mereka dapat memanfaatkan fitur WhatsApp secara maksimal.

Editor : Dini Listiyani