Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Deretan Orang Terkaya di Dunia 2026, Elon Musk Masih di Pucuk!
Advertisement . Scroll to see content

Google Ingin Kembali ke China, Ini Respons Baidu

Rabu, 08 Agustus 2018 - 18:01:00 WIB
Google Ingin Kembali ke China, Ini Respons Baidu
Google Ingin Kembali ke China, Ini Respons CEO Baidu (Foto: Google)
Advertisement . Scroll to see content

BEIJING, iNews.id - Google berencana kembali ke China dengan aplikasi yang disensor dan layanan cloud-nya. Dengan begitu, raksasa jejaring sosial ini akan berhadapan dengan pesainnya di China, yakni Baidu.

Kabar soal niat Google kembali ke China, rupanya telah terdengar hingga telinga CEO Baidu Robin Li. Li dalam akun WeChat-nya menyatakan sikap optimistisnya bisa mengalahkan Google.

"Jika Google kembali ke China, kami sangat yakni bisa player-kill (PK) dan menang lagi," katanya, seperti dilaporkan The Verge, Rabu (8/8/2018).

PK merupakan bahasa gaul China yang berasal dari referensi game saat Anda membunuh pemain lain. Biasanya, ditemukan dalam game multiplayer role-playing.

Seperti diketahui, Google dan Baidu menawarkan layanan mesin pencari, cloud, dan mengembangkan artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan untuk digunakan dalam produk mereka. Selain itu, mereka juga mengembangkan produk hardware, tapi search merupakan pesaingan terbesar mereka.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut