Instagram Uji Alat untuk Mempermudah Kreator Menemukan Sponsor

Dini Listiyani · Sabtu, 23 Oktober 2021 - 09:07:00 WIB
Instagram Uji Alat untuk Mempermudah Kreator Menemukan Sponsor
Instagram Uji Alat untuk Mempermudah Kreator Menemukan Sponsor (Foto: Instagram)

MENLO PARK, iNews.id - Instagram sedang menguji alat baru. Tool tersebut akan mempermudah pembuat konten menghasilkan uang melalui layanan berbagi foto milik Facebook tersebut. 

Instagram sekarang menguji toko afiliasi, fitur yang pertama kali di preview di acara Creator Week pada Juni dan didedikasikan  inbox partners. Toko afiliasi adalah perpanjangan dari fitur belanja Facebook yang sudah ada. 

Tapi, versi terbaru memungkinkan kreator konten untuk mentautkan link ke produk yang sudah menjadi bagian dari pengaturan afiliasi mereka. Kreator akan mendapatkan biaya komisi saat pengikut mereka membeli produk dari toko-toko ini. 

Instagram mengatakan untuk saat ini fitur belanja hanya akan tersedia untuk pembuat konten yang menjadi bagian dari proragm afiliasi. Layanan berbagi foto itu juga menguji fitur inbox yang dikatakan akan memudahkan brand terhubung dengan kreator untuk sponsor.

DM Instagram akan mendapatkan bagian kemitraan khusus hanya untuk pesan dari brand. Perusahaan mengatakan ini akan memberikan pesan-pesan penempatan prioritas dan memungkinkan mereka melewati bagian permintaan di mana inbox sering hilang, sebagaimana dikutip dari Engadget. 

Secara terpisah, aplikasi ini sedang mengerjakan alat untuk mencocokkan merek dengan pembuat konten yang mencari sponsor. Dengan alat tersebut, pembuat konten dapat mengidentifikasi merek yang mereka minati untuk bekerja sama langsung dari aplikasi. 

Sementara merek akan dapat menelusuri pembuat konten yang sesuai dengan kebutuhan mereka berdasarkan faktor seperti usia, jenis kelamin, dan jumlah pengikut. Alat ini masih dalam tahap awal, dengan hanya segelintir perusahaan dan pembuat konten yang berpartisipasi untuk saat ini. 

Tapi, perusahaan sebelumnya telah mengisyaratkan fitur tersebut dapat berkembang secara signifikan. Mark Zuckerberg mengatakan awal tahun ini bahwa Instagram sedang merencanakan "pasar konten bermerek" untuk membantu memungkinkan "kelas menengah pencipta" yang lebih besar.

Editor : Dini Listiyani

Bagikan Artikel: