Intip Aplikasi Chatting Buatan Indonesia Mirip WhatsApp

Riyandy Aristyo ยท Sabtu, 09 Januari 2021 - 21:20:00 WIB
Intip Aplikasi Chatting Buatan Indonesia Mirip WhatsApp
NU Mobile (Foto: Google Play Store)

JAKARTA, iNews.id - WhatsApp adalah aplikasi perpesanan yang banyak digunakan orang di dunia. Namun, siapa sangka, ternyata di Indonesia juga aplikasi yang mirip dengan WhatsApp yakni Callind dan NU Mobile.

Kedua aplikasi tersebut merupakan karya anak bangsa yang tak kalah canggihnya dengan WhatsApp. Fitur-fitur yang tersedia juga cukup lengkap. Berikut iNews.id ulas rangkumannya, Sabtu (9/1/2021).

1. Callind (Calling Indonesia)

Callind merupakan aplikasi pesan yang dibuat oleh Novi Wahyuningsih, memiliki sejumlah fitur yang cukup lengkap seperti mengirim pesan, menelepon, video call dan berbagi file.

Tak hanya itu, di aplikasi ini juga tersedia fitur untuk memasang iklan dan layanan jual beli produk. Artinya, aplikasi ini juga cocok digunakan bagi bisnisman.

Calling Indonesia dirilis pada Mei 2016 dan sudah tersedia di Google Play Store dan mengaktifkannya juga sangat mudah, hampir sama dengan Whats App. Langkah-langkah mengaktifkan Callind :

- Download dan Install aplikasi Callind.

- Setelah proses instalasi selesai, buka aplikasi Callind dan masukan nomor ponsel pada kolom yang tersedia. Klik Okay dan lanjutkan sampan operator akan mengirimkan nomor PIN.

- Masukan PIN yang telah dikirim pada nomor ponsel dan tekan Lanjutkan.

- Masukan nama pengguna lalu tekan tombol Bergabung.

2. NU Mobile

Sesuai dengan namanya, aplikasi ini merupakan aplikasi pesan yang dibuat Nahdlatul Ulama (NU) pada November 2017. NU Mobile diklaim sudah diunduh lebih dari 100 ribu pen-download.

Aplikasi yang sudah tersedia di Google Play Store ini sudah tersemat dengan fitur telekomunikasi. Menariknya, NU Mobile juga dilengkapi dengan digital identity yang meningkatkan keamanan bagi para penggunannya.

Cara mengaktifasinya juga sangat mudah, hampir sama dengan Callind dan WhatsApp. Pengguna cukup menggunakan nomor provider yang aktif.

Editor : Dini Listiyani