Kisah Kevin Systrom Si Pendiri Aplikasi Instagram 

Ami Heppy S · Sabtu, 13 Agustus 2022 - 19:59:00 WIB
Kisah Kevin Systrom Si Pendiri Aplikasi Instagram 
Kisah Kevin Systrom Si Pendiri Aplikasi Instagram  (Foto: Sugar Mint)

JAKARTA, iNews.id - Kisah Kevin Systrom, si pendiri aplikasi Instagram ini menarik untuk dibahas. Kita mungkin sudah tak asing lagi dengan aplikasi media sosial Instagram. 

Namun, apakah kamu tahu bagaimana awal mula pendiriannya dan siapa sosok di balik terciptanya platform media sosial ini?
Instagram merupakan aplikasi buatan Kevin Systrom, seorang lulusan Stanford University.

Dirangkum dari berbagai sumber, inilah kisah Kevin Systrom si pendiri aplikasi Instagram.

Kisah Kevin Systrom Si Pendiri Aplikasi Instagram 

Profil Kevin Systrom

Kevin Systrom lahir di Holliston, Amerika Serikat pada 30 Desember 1983. Setelah lulus dari Middlesex School di Massachusetts, Kevin Systrom kemudian melanjutkan pendidikan di Stanford University untuk mendalami ilmu Management Science and Engineering.

Semasa kuliah, Kevin Systrom pernah magang di perusahaan Odeo yang kini dikenal sebagai Twitter.

Karier

Setelah lulus dari Stanford University, Kevin Systrom mengawali kariernya dengan bekerja di Google (GOOG) sebagai corporate development associate. Sayangnya, Kevin tidak lama bekerja di Google dan kemudian memutuskan untuk berhenti. Setelah itu, Kevin Systrom bekerja di Nextstop, sebuah startup rekomendasi perjalanan. 

Kevin Systrom tidak memiliki pelatihan formal dalam ilmu komputer atau pemrograman. Jadi ia belajar kode pada malam hari dan akhir pekan saat bekerja di Nextstop.

Kevin kemudian mendirikan perusahaannya sendiri dengan menciptakan sebuah aplikasi web bernama Burbn.
Aplikasi inilah yang kemudian akan menjadi cikal bakal terciptanya Instagram.

Terciptanya Instagram

Instagram bermula dari aplikasi Burbn yang diciptakan oleh Kevin Systrom bersama seorang rekannya, Mike Krieger.
Burbn merupakan sebuah layanan check-in dengan menggunakan bahasa HTML5. Aplikasi Burn itulah yang menjadi cikal bakal Instagram. 

Aplikasi tersebut memungkinkan pengguna untuk check-in, mem-posting rencana mereka, dan berbagi foto.Namun, pada suatu ketika Systrom dan Krieger merasa bahwa Burbn memiliki terlalu banyak fitur.

Mereka kemudian memutuskan untuk fokus terutama pada satu hal, yakni foto yang diambil dari perangkat seluler. Mereka kemudian mengembalikan Burbn ke fungsi foto, komentar, dan likes.

Editor : Komaruddin Bagja

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel:








Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda